Kastaneer Absen, Persis Solo Tumbang dan Isu Transfer ke PSM Menguat

- Jumat, 23 Januari 2026 | 20:00 WIB
Kastaneer Absen, Persis Solo Tumbang dan Isu Transfer ke PSM Menguat
Hasil Pahit Persis Solo dan Isu Transfer Kastaneer

SOLO Raut wajah kecewa kembali menyelimuti tribun Stadion Manahan, Jumat malam (23/1/2026). Persis Solo, yang berharap bangkit di kandang sendiri, justru tumbang lagi. Tamunya, Borneo FC, pulang membawa tiga poin berharga setelah menang tipis 1-0 dalam laga pekan ke-18 Super League 2025/2026.

Semuanya ditentukan cukup awal. Baru menit ke-15, Peralta sudah membobol gawang Persis. Gol tunggal itu ternyata cukup untuk mengamankan kemenangan Borneo. Hasil ini mendongkrak tim asal Kalimantan itu kembali ke puncak klasemen sementara dengan 40 poin. Di sisi lain, situasi Laskar Sambernyawa makin suram: terperosok di dasar, posisi ke-16, dengan hanya 10 poin.

Babak kedua menyuguhkan usaha yang lebih gigih dari tim tuan rumah. Pelatih Milomir Seslija tak segan melakukan rotasi, memasukkan Eky Taufiq, Kadek Raditya, dan Yabes Roni untuk mengubah taktik. Penguasaan bola memang lebih dominan, tapi itu semua percuma. Setiap serangan seolah mentok di garis akhir.

Maricic beberapa kali mencoba dari jarak jauh. Salah satu momen terbaik datang di menit ke-65, sebuah peluang emas yang sayangnya masih bisa ditepis kiper Borneo, Nadeo Argawinata. Nadeo tampil solid, menjadi benteng terakhir yang tak bisa ditembus pemain Persis malam itu.

Namun begitu, ada satu hal yang lebih menyita perhatian daripada sekadar skor 0-1. Sorotan banyak pihak justru tertuju pada siapa yang "tidak" bermain.

Kastaneer Hilang, Spekulasi Menguat

Gervane Kastaneer, sang penyerang andalan asal Curaçao, sama sekali tidak terlihat. Namanya bahkan absen dari daftar susunan pemain untuk laga krusial ini. Ketidakhadirannya langsung memicu badai rumor.

Spekulasi yang selama ini berhembus kencang jadi makin kuat: Kastaneer dikabarkan sedang bersiap hengkang dari Solo dan dalam proses menuju PSM Makassar.

Isu itu bukan tanpa dasar. Sejumlah akun media sosial yang kerap membahas transfer, seperti @gosball, melaporkan bahwa negosiasi antara manajemen PSM dan pihak pemain sudah mencapai kata sepakat. Bursa transfer putaran kedua Liga 1 memang sedang panas, dan ini jadi kabar yang paling banyak dibicarakan.

Jadi, wajar saja jika kemudian orang menghubungkan ketidakhadiran Kastaneer di laga melawan Borneo dengan proses finalisasi transfer yang katanya sedang berjalan. Semuanya terasa masuk akal.

Momok Bagi PSM yang Kini Diburu

Lucunya, Kastaneer bukanlah nama yang disukai suporter PSM. Justru sebaliknya. Ingat saja laga sengit di Manahan, 29 November 2025 lalu. Saat itu, meski PSM menang dramatis 4-3, Kastaneer sukses mencetak dua gol dan menjadi mimpi buruk bagi pertahanan Juku Eja. Penampilannya mengesankan.

Musim ini, statistiknya untuk Persis terbilang solid: 4 gol dan 2 assist dari 13 pertandingan. Ia adalah salah satu ujung tombak utama yang andal. Kepergiannya, jika benar terjadi, tentu jadi pukulan berat bagi Laskar Sambernyawa.

PSM dan Pencarian Panjang

Di sisi lain, kebutuhan PSM akan striker baru memang mendesak. Mereka sudah berburu kesana kemari. Nama-nama seperti Simon Amin, Blake Ricciuto, dan Alec Urosevski sempat dikaitkan, tapi semua gagal. Ricciuto bahkan mengaku sempat ada komunikasi intens selama tiga pekan sebelum akhirnya buntu.

Maka, jika transfer Kastaneer benar-benar terjadi, ini bisa jadi solusi instan yang bagus untuk PSM. Mereka mendapatkan penyerang yang sudah terbukti tajam dan familiar dengan liga. Tambahan kekuatan yang signifikan untuk menghadapi putaran kedua.

Dengan ketidakhadiran Kastaneer di pertandingan tadi malam, satu pertanyaan besar menggantung: Benarkah Gervane Kastaneer sedang "OTW" ke Makassar?

Jawabannya mungkin tak perlu menunggu lama. Kita tinggal menghitung hari jelang penutupan bursa transfer paruh musim. Segera terungkap.

Editor: Novita Rachma

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar