MAKASSAR – Nama yang Bicara
PSM Makassar punya cara unik untuk menyemarakkan bursa transfer paruh musim Super League 2025/2026. Alih-alih mendatangkan pemain bintang dari luar, mereka justru mempromosikan talenta muda dari kandang sendiri. Dan satu nama yang langsung menyita perhatian bukan cuma soal skill, tapi juga namanya yang… wah, luar biasa.
Dialah Kaka Amrullah Ronaldo Messi. Pemain muda itu kini resmi menjadi bagian dari “Pasukan Ramang” untuk putaran kedua kompetisi. Namanya sudah tercatat di laman resmi I.League, lengkap dengan nomor punggung 96 di punggungnya.
Menurut sejumlah saksi di sesi latihan di Stadion Kalegowa, Gowa, Kaka terlihat sudah mulai beradaptasi. Dia tampak melebur dengan para senior, berusaha keras mempersiapkan diri untuk laga penting melawan Persijap Jepara nanti.
Nama yang Penuh Doa (dan Beban)
Nama sepanjang itu tentu bukan tanpa maksud. Semuanya berawal dari sang ayah, Sapriadi, seorang penggemar berat sepak bola. Dia menggabungkan nama empat legenda peraih Ballon d’Or: Ricardo Kaka, Ronaldo Nazario, Cristiano Ronaldo, dan Lionel Messi.
“Ayah saya adalah penggemar berat sepak bola. Beliau ingin saya bisa berprestasi seperti nama-nama besar tersebut,” ujar Kaka.
Bayangkan saja, keempat bintang itu punya total 16 Ballon d’Or. Itu harapan yang besar sekaligus beban yang tidak ringan untuk dipikul seorang pemain muda.
Motivasi, Bukan Beban
Namun begitu, Kaka sendiri punya cara pandang yang berbeda. Dia mengaku tidak merasa terbebani. Justru sebaliknya, nama itu jadi pelecut semangat. Dari sekian banyak idola yang namanya disematkan padanya, hati kecilnya ternyata lebih condong ke satu sosok.
“Saya mengidolakan Messi karena ketenangannya saat bermain. Nama ini tidak membebani saya, justru menjadi motivasi ekstra untuk memberikan yang terbaik bagi PSM,” tegasnya.
Jadi, meski namanya gabungan banyak bintang, gaya bermainnya justru ingin meneladani si jenius dari Argentina itu.
Catatan dari Akademi
Lalu, bagaimana track record-nya? Sebagai produk akademi PSM, Kaka Amrullah memang cukup menonjol. Posisinya sebagai gelandang ternyata cukup subur untuk mencetak gol. Saat membela PSM U-18 di EPA Liga 1 musim lalu, dia mencetak 7 gol dari 27 penampilan. Naik ke tim U-20 di EPA Super League, catatannya 5 gol dari 14 laga. Angka yang cukup menjanjikan untuk seorang gelandang muda.
Menanti Debut di Gelora Bumi Kartini
Kini, semua mata tertuju pada Sabtu, 24 Januari 2026. Saat itulah PSM akan bertandang ke Stadion Gelora Bumi Kartini untuk menghadapi Persijap Jepara. Kick-off pukul 20.00 Wita.
Pertanyaannya sekarang: akankah Tomnas Trucha memberikan menit bermain untuk “The Next Messi” asal Makassar ini? Publik Kota Daeng jelas menanti. Mereka ingin melihat, apakah si pemilik nama panjang ini bisa membawa sedikit “magis” ke lapangan hijau, atau setidaknya, menunjukkan secercah bakat yang menjanjikan untuk masa depan PSM.
Artikel Terkait
Chelsea Kalahkan Leeds di Semifinal Piala FA, Calum McFarlane Akhiri Tren Buruk
Mbappe Cedera, Real Madrid Khawatirkan Keikutsertaannya di El Clasico
Persija Jakarta Bangkit, Hajar Persis Solo 4-0 dan Kembali ke Jalur Perebutan Gelar
Bali United Hajar PSM Makassar 2-0, Irfan Jaya Jadi Mimpi Buruk Kampung Halaman