BARCELONA Tiga poin berharga berhasil direbut Barcelona dari markas Slavia Praha. Kemenangan ini sekaligus mengamankan tiket mereka ke babak play-off Liga Champions. Sebuah pencapaian penting, meski perjalanan masih panjang.
Di sisi lain, posisi mereka di klasemen fase liga masih di angka sembilan dengan koleksi 13 poin. Nah, laga terakhir nanti jadi penentu. Apakah Barca bisa merangsek naik ke peringkat delapan dan lolos langsung ke 16 besar? Atau justru terpaku di zona playoff, yang menampung tim peringkat 9 hingga 24? Semua masih mungkin.
Pertandingan di Praha sendiri berjalan alot. Barcelona malah kebobolan lebih dulu. Vasil Kušej sukses membobol gawang mereka di menit ke-10, membungkam suporter Catalan yang hadir.
Namun begitu, Fermín López bangkit. Pemain muda itu membalas dengan dua gol cantik di menit 34 dan 42, sekaligus membalikkan keadaan. Barcelona unggul 2-1.
Sayangnya, keunggulan itu sirna sekejap. Hanya dua menit berselang, tepatnya menit 44, Robert Lewandowski tanpa sengaja menceploskan bola ke gawangnya sendiri. Skor kembali imbang, 2-2, menjelang turun minum.
Babak kedua punya cerita berbeda. Barcelona tampil lebih matang. Dani Olmo mengembalikan keunggulan di menit 63. Delapan menit berselang, Lewandowski menebus kesalahannya dengan gol yang mengamankan kemenangan 4-2. Sebuah comeback yang melegakan.
Usai laga, pelatih Hansi Flick tak menyembunyikan perasaannya. Di depan media UEFA, ia mengakui betapa ketatnya persaingan untuk bisa lolos, baik ke 16 besar langsung maupun lewat play-off.
"Sekarang kami sudah berada di babak selanjutnya, itu kabar baik. Tapi jalan masih berat. Lihat saja hari ini, menang di Liga Champions itu selalu sulit. Semua tim berjuang mati-matian. Copenhagen masih punya peluang, jadi kami harus tampil maksimal di laga terakhir," ujar Flick.
Flick juga memberi apresiasi untuk Slavia Praha. Menurutnya, tim tuan rumah sangat berbahaya dalam situasi bola mati.
"Kami kebobolan dua kali dari situasi itu. Memang tidak mudah menghadapi tim seperti mereka, itu jadi kekuatan utama mereka dengan pemain-pemain yang jago di udara. Tapi saya senang dengan respons tim. Mereka tetap tenang, percaya diri, dan bermain berani. Itu yang saya mau," tegasnya.
Artikel Terkait
Yuran Fernandes Pimpin PSM Makassar Kalahkan Persik Kediri 3-1
Veda Ega Pratama Targetkan Poin Penuh di Moto3 Jerez Usai Gagal Finis di Austin
Alex Rins Didepak Yamaha, Kursinya Diisi Ai Ogura Mulai 2027
Bekas Luka Cedera Kecelakaan Austin Masih Nyata, Marc Marquez Nekat Balapan di MotoGP Spanyol