Hodak Waspadai Persebaya dan Dua Raksasa Finansial di Puncak Klasemen

- Rabu, 21 Januari 2026 | 11:00 WIB
Hodak Waspadai Persebaya dan Dua Raksasa Finansial di Puncak Klasemen
Analisis Persaingan Super League

BANDUNG – Papan puncak klasemen Super League makin panas. Bojan Hodak, sang arsitek Persib Bandung, dengan gamblang menyebut siapa saja yang dianggapnya bakal jadi penghalang serius bagi Maung Bandung. Daftarnya jelas: Persija Jakarta, Borneo FC, dan Malut United.

Namun, ada satu nama lain yang disebutnya dengan nada khusus: Persebaya Surabaya. Bagi Hodak, Bajul Ijo bukan cuma tim lawas yang punya sejarah. Mereka adalah ancaman nyata musim ini.

Alasannya? Transformasi besar-besaran yang digalang manajemen. Mulai dari ganti pelatih sampai perombakan skuad pemain, semuanya dilakukan Persebaya.

"Persebaya adalah kompetitor yang sangat tangguh. Perubahan di posisi pelatih dan kehadiran beberapa amunisi baru membuat mereka tampil jauh lebih berbahaya di lapangan," ungkap Hodak.

Di sisi lain, Hodak juga menyoroti kekuatan finansial dua klub lain. Persija dan Malut United dinilainya sangat agresif di bursa transfer jelang putaran kedua. Bagi pelatih asal Kroasia itu, kekuatan modal seringkali berbanding lurus dengan kualitas yang terlihat di lapangan hijau. Itu sebabnya, kedua tim itu diprediksi bakal menempel ketat Persib hingga akhir musim.

Lalu ada Borneo FC Samarinda. Mereka tetap jadi perhatian utama. Lihat saja rentetan 11 kemenangan beruntun mereka di awal musim – itu bukti stabilitas yang sulit digoyahkan.

"Borneo tetap ada di sana (persaingan juara). Mereka saat ini menghuni posisi kedua dan performanya sangat stabil," tambah Hodak.

Dan jangan lupakan Dewa United. Hodak memprediksi tim ini bisa jadi penyebab kejutan besar. Sejarah musim lalu menunjukkan, Dewa United kerap tampil jauh lebih ganas dan kuat begitu memasuki babak kedua kompetisi.

Mengapa Persebaya Begitu Ditakuti?

Pernyataan Hodak soal Persebaya jelas bukan basa-basi. Ada beberapa hal yang bikin pelatih itu waspada.

Pergantian pelatih di Persebaya, misalnya, sering membawa skema permainan baru yang sulit ditebak. Fleksibilitas taktik ini bisa jadi masalah buat Persib yang gaya mainnya lebih terstruktur dan disiplin.

Belum lagi soal mentalitas. Persebaya punya karakter kuat, terutama saat berhadapan dengan tim besar macam Persib. Rivalitas lama selalu jadi bahan bakar ekstra bagi pemain-pemain mereka. Mereka bisa melesat melampaui kemampuan rata-rata saat duel penting.

Pergerakan di bursa transfer juga menunjukkan ambisi Persebaya menambal lubang di lini tengah dan depan. Kalau itu beres, transisi permainan mereka bakal makin mematikan.

Sebagai pemuncak klasemen, Persib sekarang jadi buruan semua orang. Hodak paham betul, konsistensi adalah musuh terbesar bagi tim yang ingin bertahan di puncak. Sedikit saja lengah, tim-tim dengan dana tebal seperti Malut United, atau yang punya nyali besar seperti Persebaya, siap menerjang dan merebut takhta.

Editor: Melati Kusuma

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar