Memasuki gim kedua, ceritanya tak jauh beda. Jonatan sempat unggul, lalu tertandingi lagi. Loh Kean Yew bangkit dan memimpin 11-9 di interval. Namun begitu, selepas jeda, Jonatan kembali menunjukkan mental baja. Dia bangkit, membalikkan skor jadi 17-14.
Tekanan belum berakhir. Loh Kean Yew menyamakan kedudukan di 19-19. Suasana mencekam. Tapi di detik-detik penentu, Jonatan tampil lebih efektif. Disiplin dan ketenangannya membuahkan hasil. Sebuah smash akhir menutup gim kedua 22-20, sekaligus mengantarnya ke partai puncak.
Kini, tinggal satu lawan lagi. Di final, Jonatan Christie akan menantang pemenang laga antara Victor Lai (Kanada) dan Lin Chun-Yi (Taiwan). Siapapun lawannya, satu hal yang pasti: Jonatan datang dengan momentum dan kepercayaan diri yang tinggi.
Artikel Terkait
Real Madrid Tuntaskan Levante 2-0, Mbappe dan Asencio Jadi Penentu
Debut Gemilang Carrick, MU Bungkam City di Old Trafford
Paes Kesal, Rumor Kepindahan ke Persib Kembali Dibantah
Debut Manis Carrick, United Hajar City di Old Trafford