Suasana di Stadion Gelora Bung Tomo Sabtu sore itu cukup panas, bukan cuma karena cuaca. Persebaya Surabaya berhasil mengamankan tiga poin penting setelah menaklukkan Malut United dengan skor 2-1 dalam lanjutan Super League 2025/26. Kemenangan tipis ini tentu melegakan bagi para pendukung Bajul Ijo.
Ernando Ari berdiri di bawah mistar, dikawal oleh barisan pertahanan yang diisi nama-nama seperti Arief Catur, Leonardo Lelis, dan Risto Mitrevski. Di lini tengah, Toni Firmansyah dan Milos Raickovic bertugas mengatur ritme, sementara ancaman utama diserahkan pada trio Bruno Moreira, Francisco Rivera, dan Gali Freitas. Malik Risaldi juga mendapat kepercayaan untuk turun sejak awal.
Malut United tak datang tanpa perlawanan. Mereka menurunkan Angga Saputro di bawah gawang, dengan Gustavo Franca dan Igor Inocencio mengisi lini belakang. Serangan andalan mereka bertumpu pada kaki-kaki seperti Wbeymar Angulo Mosquera, Ciro Alves, serta duet Yakob dan Yance Sayuri.
Sejak wasit meniup peluit pertama, Persebaya langsung menancap gas. Tekanan itu akhirnya berbuah manis di menit ke-14. Bruno Moreira yang mendapat bola di area tengah, dengan cerdik mengoper ke arah Gali Freitas. Tanpa pikir panjang, Freitas melepaskan tembakan keras dari jarak cukup jauh menggunakan kaki kirinya. Bola melesat sempurna ke pojok kiri atas gawang, meninggalkan Angga Saputro hanya bisa memandang.
Memasuki menit ke-37, kolaborasi Moreira dan Freitas kembali berbuntut gol. Kali ini, umpan terobosan diterima Bruno Moreira di kotak penalti. Tendangannya masih bisa ditepis kiper Malut, tapi nasib berkata lain. Bola muntah tepat ke kaki Gali Freitas yang sudah bersiap. Dengan tenang, ia menempatkan bola ke sudut gawang yang sudah kosong. 2-0 untuk keunggulan tuan rumah.
Namun begitu, Malut United tidak menyerah begitu saja. Mereka bangkit di babak kedua dan berhasil mempersempit ketertinggalan. Upaya mereka akhirnya membuahkan hasil di menit ke-61, lewat sundulan Ciro Alves yang gagah di tengah kerumunan pemain belakang Persebaya.
Gol itu membuat sisa pertandingan makin menegangkan. Serangan balik dari kedua sisi terjadi, tapi tak ada lagi bola yang menemui jala gawang. Laga pun ditutup dengan skor 2-1 untuk kemenangan Persebaya. Tiga poin penting mereka raih, meski harus melalui perjuangan yang tidak mudah.
Artikel Terkait
Mathew Baker Berpeluang Jadi Pemain Termuda yang Debut di Timnas Indonesia Senior
Turnamen Padel Megahputra 2026 Tuntas, PBPI Sulsel Dorong Pembinaan Atlet Muda
FIFA Resmi Perluas Kewenangan VAR di Piala Dunia 2026, Gol dari Bola Mati Bisa Dianulir
Persib Bandung Lebih Prioritaskan Igor Sergeev Dibanding Mariano Peralta untuk Penuhi Kebutuhan Penyerang Murni