Putri Kusuma Wardhani Tumbang di Gim Sengkat Lawan Wang Zhi Yi

- Jumat, 09 Januari 2026 | 15:00 WIB
Putri Kusuma Wardhani Tumbang di Gim Sengkat Lawan Wang Zhi Yi

Dari Axiata Arena, Kuala Lumpur, datang kabar yang cukup mengecewakan. Putri Kusuma Wardhani harus mengakui keunggulan Wang Zhi Yi dari China di perempat final Malaysia Open 2026, Jumat (9/1) lalu. Dua gim berlangsung sengit, tapi akhirnya berakhir dengan angka 17-21 dan 18-21 untuk keunggulan sang pebulutangkis China.

Sejak awal, suasana sudah terasa panas. Gim pertama langsung disuguhi aksi saling kejar. Putri sempat memimpin 4-2, tapi keunggulan itu cepat sirna. Dia berjuang keras, bahkan sempat membangun asa dengan unggul 7-5 hingga 10-8. Namun, momentum itu tak bertahan lama. Di interval, justru Wang yang memimpin tipis 11-10.

Setelah jeda pendek itu, permainan berubah. Wang Zhi Yi tampil lebih solid dan konsisten. Putri mulai terlihat kerepotan. Skor pun menjauh: 10-13, lalu 11-14. Meski sempat mempertahankan ketegangan di angka 17-18, upayanya tak cukup. Wang menutup gim pertama dengan 21-17.

Memasuki gim kedua, Wang langsung menekan. Agresivitasnya membuat Putri tertatih-tatih di belakang, tertinggal 1-5. Tapi di sinilah karakter pebulutangkis kita terlihat. Dia tak menyerah. Perlahan, poin demi poin diraih, hingga skor akhirnya seimbang di 5-5. Pertarungan jadi sangat ketat. Sayangnya, di tengah perjuangannya, Putri masih tertinggal 8-11 saat interval.

Namun begitu, Putri KW jelas menolak untuk tumbang dengan mudah. Dia bangkit. Dengan serangan-serangan berkualitas, dia berhasil menyamakan kedudukan 12-12, bahkan sempat membalikkan keadaan menjadi unggul 14-13. Suasana tegang, duel rally panjang-pendek silih berganti.

Tapi hari itu, nasib belum berpihak. Wang Zhi Yi kembali menunjukkan ketangguhannya di titik-titik krusial. Pertarungan sengit itu akhirnya harus diakhiri dengan skor 21-18 untuk Wang. Putri pun harus puas berhenti di babak perempat final.

Editor: Yuliana Sari

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar