Buat Alex Marquez, duduk di peringkat kedua klasemen akhir MotoGP 2025 ternyata tak sebegitu istimewa. Ya, posisi runner up itu memang ada di tangannya. Tapi, bagi pembalap Gresini itu, rasanya tak jauh beda dengan gelar juara dunia yang pernah dia raih di kelas Moto2 dan Moto3 sebelumnya.
“Posisi ini mungkin lebih penting buat orang lain. Buat saya? Tidak. Levelnya sama saja,” ujar Alex.
Pernyataannya itu dia sampaikan seperti dikutip dari Crash, Kamis lalu. Sejak debutnya di kelas premier pada 2020, inilah pencapaian tertingginya. Di musim 2025 ini, dia hanya kalah dari sang kakak, Marc Marquez, yang akhirnya merengkuh mahkota juara dunia.
Namun begitu, bukan berarti capaian ini sama sekali tak ada artinya. Di sisi lain, Alex mengakui bahwa posisi runner up itu punya makna tersendiri. Setidaknya, ini jadi semacam jawaban untuk mereka yang selama ini meragukan kemampuannya.
“Tapi benar, berada di posisi ini sekaligus menegaskan bahwa Anda punya bakat untuk bertahan di MotoGP,” aku pria berusia 29 tahun itu.
Baginya, perjalanan memang tak mulus. Masa-masa sulit bersama Honda dulu adalah bagian yang tak terpisahkan. Lalu, kepindahannya ke tim Gresini menjadi titik balik. Melewati semua fase itu dan akhirnya bisa bersaing di papan atas itulah pembuktian sesungguhnya.
“Buat saya, tahun-tahun berat di Honda itu penting. Dan, ketika pertama kali datang ke Gresini, semuanya terasa lebih baik,” tukasnya.
“Jadi, untuk mengonfirmasi bahwa kami ada di sana sebagai pesaing, bisa melaju kencang, dan jadi salah satu tokoh di MotoGP… ya, dalam hal ini, capaian ini sangat penting,” tandas Alex Marquez menutup pembicaraan.
Jadi, begitulah. Di mata dunia, runner up adalah prestasi gemilang. Tapi bagi Alex Marquez, itu hanyalah pengingat dan pembungkam dari sebuah perjalanan panjang yang penuh dengan tanda tanya.
Artikel Terkait
Janice Tjen Tembus Babak 16 Besar Dubai Championships Usai Kalahkan Fernandez
Juventus Krisis Striker Jelang Laga Play-off Liga Champions Lawan Galatasaray
Arsenal Dapat Sinyal Positif dari Nico Williams Jelang Bursa Transfer Musim Panas
Alemany Anggap Kontroversi Wasit Tak Relevan Usai Barcelona Dibantai Atletico