Raffi Ahmad Batal Temui Ammar Zoni di Nusakambangan, Ternyata Ini Penyebabnya

- Jumat, 07 November 2025 | 19:20 WIB
Raffi Ahmad Batal Temui Ammar Zoni di Nusakambangan, Ternyata Ini Penyebabnya

Raffi Ahmad Batal Temui Ammar Zoni di Nusakambangan: Ternyata Ini Penyebabnya

Raffi Ahmad bersama Irfan Hakim baru-baru ini melakukan kunjungan khusus ke Nusakambangan dalam kapasitasnya sebagai utusan khusus Presiden. Kunjungan ini menarik perhatian publik karena rencana pertemuan dengan Ammar Zoni yang akhirnya gagal terlaksana.

Kunjungan Resmi Raffi Ahmad ke Nusakambangan

Selama berada di Nusakambangan, Raffi Ahmad menyaksikan langsung berbagai program pemberdayaan yang dijalankan lembaga pemasyarakatan untuk para narapidana. Beragam aktivitas produktif seperti peternakan, kursus menjahit, hingga pengolahan lahan pertanian menjadi fokus kunjungannya.

Rencana Menjenguk Ammar Zoni Gagal

Meskipun memiliki keinginan kuat untuk bertemu Ammar Zoni yang baru saja dipindahkan dari Lapas Salemba ke Nusakambangan akibat kasus narkoba, pertemuan tersebut akhirnya batal. Raffi mengungkapkan kendala utama yang menghalangi niatnya tersebut.

Kendala Cuaca dan Waktu Jadi Penghalang

"Kami memang berencana menjenguk Ammar Zoni. Begitu tiba di lokasi, kami langsung menyampaikan niat tersebut," jelas Raffi Ahmad dalam tayangan FYP. "Namun kedatangan kami menggunakan helikopter di sore hari dan informasi cuaca yang memburuk membatasi pergerakan kami."

Doa dan Harapan Raffi untuk Ammar Zoni

Meski tidak bisa bertemu langsung, Raffi menyampaikan doa terbaiknya untuk Ammar Zoni. "Kami berdoa agar semua yang sedang menjalani masa hukuman diberikan kesehatan, kekuatan, dan kemampuan untuk melalui proses ini dengan baik," ujarnya.

Kondisi Ammar Zoni di Nusakambangan

Ammar Zoni saat ini menjalani masa tahanan di sel khusus Nusakambangan dengan pengawasan ketat. Pemindahannya dari Rutan Salemba dilakukan menyusul keterlibatannya dalam dugaan peredaran narkoba. Sejak akhir Oktober lalu, mantan suami Irish Bella ini menjalani masa hukuman dalam sel berpenjagaan ketat yang hanya dihuni oleh satu orang.

Editor: Yuliana Sari

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar