Menurut sang pelatih asal Belanda itu, masalah utama bukan pada konsistensi permainan. Performa timnya, bagi sebuah tim promosi, ia anggap masih kompetitif. Hanya saja, hasil imbang terlalu sering datang.
Katanya lagi, menekankan poin yang sama.
Kalau dilihat dari catatan musim ini, PSIM sudah menjalani 15 pertandingan. Enam menang, enam imbang, dan cuma tiga kali kalah. Angka kekalahan yang minim itu yang dibanggakan Van Gastel. Ia bilang itu tanda konsistensi.
Namun begitu, statistik itu belum cukup mendongkrak posisi. Kemenangan yang kurang, itulah pembeda utama dengan tim-tim papan atas. Alhasil, Laskar Mataram untuk sementara masih terpaku di posisi kelima klasemen dengan 24 poin. Mereka butuh lebih dari sekadar tidak kalah. Mereka butuh kemenangan.
Artikel Terkait
Brian Uriarte Puas Raih Poin di Austin, Persaingan Sengit dengan Veda Ega Berlanjut
Italia Tersingkir, Bosnia Lolos ke Piala Dunia 2026 Lewat Drama Adu Penalti
Filipina Gagal Lolos ke Piala Asia 2027 Usai Imbang Lawan Tajikistan
Calvin Verdonk: Finis Empat Besar Ligue 1 Harga Mati untuk Lille