Hodak Akui Kemenangan Persib di GBLA Diraih dengan Susah Payah

- Minggu, 28 Desember 2025 | 09:15 WIB
Hodak Akui Kemenangan Persib di GBLA Diraih dengan Susah Payah

Laga Ketat di GBLA, Hodak: "Kami Sudah Tahu Akan Sulit"

Sabtu malam di Gelora Bandung Lautan Api, suara gemuruh nyaris tak putus. Persib Bandung akhirnya menang, tapi perjuangannya jauh dari mudah. PSM Makassar datang dengan perlawanan sengit, membuat skor 1-0 untuk Maung Bandung terasa amat berharga. Bojan Hodak, sang pelatih, langsung menghela napas lega begitu peluit panjang berbunyi.

“Saya sudah bilang dari awal,” ujar Hodak dalam konferensi pers, wajahnya masih menampakkan bekas ketegangan. “Lawan PSM pasti pertandingan yang sulit. Dan kenyataannya memang begitu.”

Dia tak berbasa-basi. Sejak sebelum pertandingan, timnya sudah diingatkan bahwa PSM punya misi jelas: mencuri poin di kandang Persib. Situasi itu membuat anak asuhnya tak bisa sekadar bermain santai, meski didukung puluhan ribu bobotoh.

Prediksi kesulitan itu terbukti cepat. Andrew Jung gagal mengeksekusi penalti di menit ke-25. Tapi, satu menit berselang, kegagalan itu langsung terbayar. Jung menebusnya dengan sundulan memanfaatkan sepak pojok Thom Haye. 1-0 di babak pertama.

Namun begitu, babak kedua ceritanya berbeda. Performa Persib agak menurun. PSM, di sisi lain, tampil lebih agresif dan mendesak. Beberapa peluang berbahaya mereka ciptakan, terutama lewat bola-bola mati yang sukses membuat jantung bobotoh berdebar-debar.

Tekanan itu memaksa lini belakang Persib bekerja ekstra keras. Koordinasi antara bek dan kiper jadi penentu utama. Untungnya, mereka solid. Keunggulan satu gol itu bertahan, meski nyaris saja bobol beberapa kali.

“Di babak kedua kami agak turun permainannya. Mereka dapat beberapa peluang bagus, terutama dari situasi bola mati,” akui Hodak. Tapi nada suaranya kemudian berubah bangga. “Tapi saya senang. Saya bangga sama kerja keras semua pemain, khususnya para pemain bertahan kita. Mereka luar biasa.”

Pelatih asal Kroasia itu memberi apresiasi penuh. Baginya, kemenangan tipis seperti ini justru punya rasa yang spesial. Setiap pemain menjalankan instruksi dengan baik, dan hasilnya adalah tiga poin yang sangat berarti.

Dan poin itu membawa konsekuensi manis. Kemenangan susah payah ini mengantarkan Persib ke puncak klasemen sementara, mengumpulkan 34 poin, sejajar dengan Borneo FC. Sebuah pencapaian yang, malam itu, dibayar dengan keringat dan perjuangan maksimal.

Editor: Agus Setiawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar