"Kalau tadi ya, tentunya ada planning, gitu. Ada yang mau membuat sirkuit di Jogja," timpalnya.
Bagi mereka, ini soal kebutuhan mendesak. Selama ini, untuk latihan serius di dalam negeri, Kiandra harus terbang jauh ke Sirkuit Mandalika. Opsi terdekat hanya di Boyolali, Jawa Tengah. Jarak yang tentu menyulitkan, apalagi untuk latihan rutin.
"Dan juga tentunya untuk jam terbang, latihan di atas motornya, itu sangat penting," tegas Kiandra. Tanpa fasilitas yang memadai di rumah sendiri, mustahil mencetak pebalap-pembalap baru yang bisa bersaing di tingkat nasional, apalagi dunia.
Pertemuan itu mungkin baru sebuah awal. Namun, setidaknya sudah ada pintu yang terbuka. Tinggal menunggu realisasi dari kata-kata menjadi tindakan nyata di lapangan.
Artikel Terkait
Veda Ega Pratama Ukir Sejarah, Pembalap Indonesia Pertama Podium di MotoGP
Timnas Indonesia Hadapi Saint Kitts dan Nevis dengan Selisih Nilai Pasar Pemain 50 Kali Lipat
Eredivisie Tegaskan Tak Akan Ulangi Pertandingan Meski Status Pemain Dipertanyakan
Kiandra Ramadhipa Siap Berlaga di FIM Moto3 Junior World Championship 2026