Kemenangan Pahit Jafar/Felisha di Hangzhou

- Jumat, 19 Desember 2025 | 11:18 WIB
Kemenangan Pahit Jafar/Felisha di Hangzhou

Hangzhou, Jumat siang itu, akhirnya memberikan secercah kemenangan untuk Jafar Hidayatullah dan Felisha Pasaribu. Di matchday ketiga BWF World Tour Finals 2025, pasangan Indonesia ini berhasil mengalahkan wakil Malaysia, Goh Soon Huat/Lai Shevon Jemie, dengan skor telak: 21-17, 21-17.

Namun begitu, sorak kemenangan itu punya rasa pahit. Kemenangan ini, sayangnya, cuma jadi penghibur di akhir perjalanan. Dua kekalahan di pertandingan sebelumnya sudah memastikan Jafar dan Felisha tak bisa melaju lebih jauh di ajang bergengsi ini.

Pertarungan di gim pertama berjalan alot. Mereka sempat memimpin 6-4, tapi Goh/Lai tak mudah menyerah. Skor pun sempat menyamar di angka 7-7. Untungnya, Jafar dan Felisha bangkit. Mereka masuk interval dengan modal keunggulan tipis 11-8.

Setelah jeda, permainan mereka terlihat lebih solid. Jarak pun berhasil dijaga, bahkan sempat melebar ke 15-10. Gim pertama akhirnya ditutup Jafar dengan skor 21-17, dimanfaatkan dari pengembalian Lai Shevon yang melenceng keluar.

Memasuki gim kedua, momentum sepenuhnya di tangan Indonesia. Mereka langsung melesat dengan raihan 5-0 tanpa balas. Tekanan itu berlanjut, dan mereka masuk interval kedua dengan keunggulan yang cukup nyaman: 11-4.

Tapi, lawan dari Malaysia jelas bukan tim sembarangan. Lepas interval, mereka bangkit. Perlahan, poin demi poin mereka raih. Sergapan di depan net dan sedikit kesalahan dari Felisha membuat skor mendekat: 16-11, lalu 17-13.

Tekanan memuncak saat Lai Shevon kembali beraksi di depan net. Skor semakin mencekik: 17-15. Bahkan, setelah pengembalian Jafar yang melebar, bedanya cuma satu angka! 18-17 untuk Indonesia. Suasana tegang.

Di momen krusial ini, Jafar dan Felisha menunjukkan ketangguhan. Mereka berhasil menenangkan permainan. Sebuah net tipus dari Felisha berhasil mengelabui Lai Shevon, membawa mereka ke match point, 20-17.

Dan kemenangan itu pun tiba. Pukulan terakhir dari Goh Soon Huat meleset keluar, mengukuhkan angka 21-17 untuk Indonesia. Sebuah kemenangan yang membanggakan, meski harus diakui, sekaligus mengakhiri perjalanan mereka di Hangzhou.

Editor: Erwin Pratama

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar