Ia melanjutkan, dispensasi khusus itu nantinya akan diatur sedemikian rupa. Tujuannya jelas: agar para atlet muda ini tidak tertinggal pelajaran, tapi juga tetap bisa menjalani event olahraga yang menjadi bagian dari karier profesional pilihan mereka.
“Nah ini kan tentu harus ada privilege atau mungkin dispensasi yang nanti diatur sedemikian rupa sehingga mereka tetap bisa mengikuti pelajaran tapi pada saat yang sama juga dia tetap bisa mengikuti berbagai event olahraga yang merupakan bagian dari pilihan profesionalnya,” tambahnya.
Memang, selama ini membagi jadwal kerap jadi persoalan pelik. Tak jarang, kompetisi usia muda justru berlangsung saat jam sekolah. Jadilah atlet pelajar itu terombang-ambing antara kewajiban akademik dan passion di lapangan.
Rencana Muti ini, jika diterapkan, bisa jadi solusi. Namun begitu, detail aturannya masih perlu dirumuskan dengan matang. Bagaimana penerapannya nanti, kita tunggu saja.
Artikel Terkait
Real Madrid dan PSG Tunjukkan Taring, Arsenal Satu-satunya Wakil Inggris di Perempat Final UCL
Real Madrid Singkirkan Manchester City, Lolos ke Perempat Final Liga Champions
Arsenal Amankan Tikel ke Perempat Final Liga Champions Usai Kalahkan Leverkusen
Sporting CP Bangkit dari Kekalahan 0-3, Lolos Dramatis ke Perempat Final Liga Champions