Ia melanjutkan, dispensasi khusus itu nantinya akan diatur sedemikian rupa. Tujuannya jelas: agar para atlet muda ini tidak tertinggal pelajaran, tapi juga tetap bisa menjalani event olahraga yang menjadi bagian dari karier profesional pilihan mereka.
“Nah ini kan tentu harus ada privilege atau mungkin dispensasi yang nanti diatur sedemikian rupa sehingga mereka tetap bisa mengikuti pelajaran tapi pada saat yang sama juga dia tetap bisa mengikuti berbagai event olahraga yang merupakan bagian dari pilihan profesionalnya,” tambahnya.
Memang, selama ini membagi jadwal kerap jadi persoalan pelik. Tak jarang, kompetisi usia muda justru berlangsung saat jam sekolah. Jadilah atlet pelajar itu terombang-ambing antara kewajiban akademik dan passion di lapangan.
Rencana Muti ini, jika diterapkan, bisa jadi solusi. Namun begitu, detail aturannya masih perlu dirumuskan dengan matang. Bagaimana penerapannya nanti, kita tunggu saja.
Artikel Terkait
Malik Risaldi dan Jejak Sananta yang Mulai Terlihat di Surabaya
Ragnar Oratmangoen: Pintu Transfer ke Persebaya Mulai Terbuka?
Duel Sengit Indonesia di Semifinal Thailand Masters, Tiga Tiket Final Sudah Di Kantong
Babak Play-Off Liga Champions: Jalan Berduri Menuju 16 Besar