Perjalanan Panjang di Indonesia Open
Debut Lin Dan di Indonesia Open pada 2002 berakhir di babak pertama setelah dikalahkan Irwansyah. Tahun berikutnya, ia terhenti di 16 besar.
Momen terdekatnya dengan gelar terjadi pada 2004 ketika mencapai semifinal, namun harus mengakui keunggulan Taufik Hidayat dalam pertarungan tiga gim yang sengit. Tahun itu, Taufik akhirnya keluar sebagai juara.
Setelah absen beberapa tahun, Lin Dan kembali ke Indonesia Open pada 2009 namun harus puas di perempatfinal. Perjalanannya di edisi-edisi berikutnya selalu berakhir lebih awal:
- 2011: Tersingkir di 16 besar oleh Sho Sasaki
- 2015: Gugur di babak 32 besar
- 2016: Kalah dari Jonatan Christie di 16 besar
- 2017 & 2018: Terhenti di 32 besar
- 2019: Penampilan terakhir, kalah dari Chou Tien Chen di 16 besar
Analisis: Indonesia Open menjadi salah satu dari sedikit turnamen besar yang tidak pernah dimenangkan Lin Dan selama karier gemilangnya, menambah misteri dan cerita unik dalam sejarah bulutangkis dunia.
Meski telah pensiun, warisan Lin Dan dalam dunia bulutangkis tetap hidup. Prestasi fenomenalnya menginspirasi generasi muda, sementara kegagalannya di Indonesia Open menjadi pengingat bahwa bahkan legenda pun memiliki "kryptonite" tersendiri.
Artikel Terkait
Babak Playoff Liga Champions: Inter dan Juventus Hadapi Tantangan Berat
Veda Ega Pratama Siap Debut di Moto3 2026 Usai Tes Pramusim Impresif
Persis Solo Beri Ultimatum Enam Poin kepada Pelatih Seslija untuk Hindari Degradasi
Timnas Futsal Putri Indonesia Hadapi Thailand di Laga Perdana ASEAN Championship 2026