Komentar Emosional Gregoria Mariska Usai Jadi Runner Up Kumamoto Masters 2025
Gregoria Mariska Tunjung mengungkapkan perasaan campur aduk setelah finis sebagai runner up di Kumamoto Masters 2025. Atlet bulutangkis Indonesia ini mengaku sebenarnya memiliki peluang untuk memaksa rubber game sebelum akhirnya takluk dari Ratchanok Intanon di partai final.
Jalannya Pertandingan Final Kumamoto Masters
Partai final yang digelar di Kumamoto Prefectural Gymnasium, Jepang, berakhir dengan kekalahan Gregoria dalam dua gim langsung. Skor akhir pertandingan menunjukkan 16-21 dan 20-22 untuk kemenangan Ratchanok Intanon.
Duel kedua pemain berjalan sangat ketat, terutama di gim kedua. Gregoria sempat hampir memaksakan deuce panjang sebelum akhirnya harus mengakui keunggulan lawannya.
Momentum yang Terlewatkan
Gregoria mengakui ada beberapa momen krusial yang menjadi penentu kekalahannya. Di gim pertama, dia sebenarnya memiliki kesempatan untuk mengambil keunggulan namun gagal memanfaatkannya.
Kondisi serupa terulang di gim kedua. Meski sempat tertinggal jauh 4-11 pada interval, Gregoria berhasil bangkit dan mengejar ketertinggalan hingga menyamakan kedudukan 20-20. Sayangnya, di momen-momen penentu, Ratchanok tampil lebih tenang dan akhirnya mengamankan kemenangan.
Evaluasi dan Harapan ke Depan
Meski harus puas dengan posisi runner up, Gregoria menyatakan rasa syukur bisa kembali naik podium setelah melewati beberapa bulan yang berat. Dia mengaku cukup senang dengan performa yang ditampilkannya di turnamen ini.
Gregoria juga memberikan apresiasi kepada Ratchanok Intanon yang dinilainya tampil sangat bagus dan layak meraih gelar juara. Menurutnya, banyak hal positif yang bisa diambil dari Kumamoto Masters 2025 ini.
Untuk persiapan ke depan, Gregoria menekankan pentingnya peningkatan kondisi fisik dan endurance agar bisa tampil lebih konsisten di turnamen-turnamen berikutnya.
Artikel Terkait
Persija Kehilangan Rizky Ridho Jelang Laga Panas Kontra PSM
Conte: Napoli Pantas Menang Meski Hanya Imbang Lawan Roma
Manchester United Terpaksa Cari Opsi Lain Usai Ancelotti dan Tuchel Tolak Tawaran
Manchester United Gagal Rekrut Ancelotti dan Tuchel, Carrick Jadi Opsi Utama