Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia (Kemlu RI) telah memfasilitasi pemulangan 300 Warga Negara Indonesia (WNI) yang tergolong dalam kelompok rentan. Mereka dipulangkan dari pusat detensi imigrasi di wilayah Johor Bahru, Malaysia, menuju tanah air melalui jalur laut. Titik pendaratan utama bagi WNI yang dipulangkan ini adalah Pelabuhan Ferry Batam Center, yang terletak di Provinsi Kepulauan Riau.
Dari total 300 WNI yang kembali, komposisinya terdiri dari 221 orang laki-laki dewasa, 66 perempuan dewasa, serta 5 anak laki-laki dan 8 anak perempuan. Pemulangan khusus ini difokuskan pada WNI dari kategori rentan, yang meliputi warga lanjut usia (lansia), ibu hamil, ibu yang bepergian bersama anak, anak-anak di bawah umur yang tidak didampingi orang tua, serta WNI yang telah ditahan di pusat detensi selama lebih dari enam bulan dan mengalami kesulitan finansial.
Operasi kemanusiaan ini dilaksanakan dalam dua kelompok perjalanan laut. Satu kelompok berangkat dari Pelabuhan Pasir Gudang yang berada di Johor, Malaysia. Sementara itu, kelompok lainnya diatur melalui titik koordinasi di Pelabuhan Ferry Batam Center di Indonesia, memastikan proses kedatangan dan penerimaan berjalan lancar.
Artikel Terkait
Venezuela Angkat Bicara: Kami Takkan Tunduk pada Tekanan AS
Darurat Sampah Tangsel Berlanjut, Status Diperpanjang Hingga Pertengahan Januari
Ammar Zoni Menangis Saat Akui Keterlibatan dalam Jaringan Narkoba Rutan Salemba
Dapur Gizi di Sragen Dipaksa Pindah Usai Berdampingan dengan Kandang Babi