Kunjungan Kerja BKKBN ke Garut: Perkuat Kampung KB dan Intervensi Stunting
Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (BKKBN), Wihaji, melakukan kunjungan kerja penting ke Desa Mekarmukti, Kabupaten Garut. Fokus utama kunjungan ini adalah memantau langsung pelaksanaan Kampung Keluarga Berkualitas (Kampung KB) serta efektivitas intervensi yang dilakukan terhadap Keluarga Berisiko Stunting (KRS).
Sinergi dan Edukasi Gizi di Desa Mekarmukti
Dalam acara sarasehan, Wihaji secara aktif berdialog dengan warga masyarakat. Beliau melakukan pembinaan Kampung KB dan memberikan edukasi gizi yang terintegrasi dengan kegiatan Dapur Sehat Atasi Stunting (DASHAT). Wihaji menegaskan bahwa Kampung KB adalah wadah strategis untuk mengoptimalkan peran keluarga dan komunitas dalam meningkatkan kualitas hidup.
"Keberhasilan program ini bukan hanya tanggung jawab BKKBN, tetapi membutuhkan kolaborasi lintas sektor, sinergi antarprogram, dan partisipasi aktif masyarakat sebagai modal sosial," jelas Wihaji dalam keterangan tertulisnya.
Partisipasi Masyarakat dan Penyerahan Bantuan Langsung
Kegiatan ini dihadiri oleh 200 peserta yang terdiri dari berbagai unsur, termasuk aparat desa, Penyuluh KB, kader kelompok kegiatan, ibu hamil, ibu menyusui, ibu balita, tokoh agama, dan tokoh masyarakat. Acara semakin konkret dengan penyerahan bantuan sembako secara simbolis kepada Keluarga Berisiko Stunting (KRS), ibu hamil, ibu menyusui, dan balita.
Artikel Terkait
Pemerintah Pastikan Biaya Tambahan Haji Rp1,77 Triliun Tak Bebani APBN
Ombudsman RI Baru Fokus Benahi Internal dan Dampingi Program Pemerintah
Bantuan Logistik Tiba Lewat Laut untuk Korban Gempa Susulan Batang Dua
Yusril Tegaskan Kasus Siram Air Keras Bukan Tindakan Terorisme