Ledakan SMAN 72 Jakarta: Siswa Pelaku Curhat lewat Gambar Sebelum Aksi

- Senin, 10 November 2025 | 16:35 WIB
Ledakan SMAN 72 Jakarta: Siswa Pelaku Curhat lewat Gambar Sebelum Aksi
Ledakan SMAN 72 Jakarta: Pelaku Siswa yang Curhat lewat Gambar - Fakta Terbaru

Ledakan SMAN 72 Jakarta: Pelaku Siswa Sempat Curhat lewat Tulisan dan Gambar

Polisi berhasil mengungkap identitas terduga pelaku ledakan di SMAN 72 Jakarta, Kelapa Gading, Jakarta Utara. Informasi terbaru mengungkap bahwa pelaku yang merupakan siswa di sekolah tersebut sempat menyampaikan curhat atau keluh kesahnya di dalam kelas.

Kombes Bhudi Hermanto, Kabid Humas Polda Metro Jaya, mengonfirmasi temuan ini. Menurutnya, terduga pelaku menyampaikan rasa ketidaksukaannya terhadap sesuatu tidak secara frontal, melainkan melalui coretan tulisan dan gambaran-gambaran tertentu.

Bhudi menekankan pentingnya kepekaan dari pihak sekolah dan orang tua terhadap tanda-tanda yang ditunjukkan oleh siswa. Tindakan cepat dan tanggap dalam membaca situasi, seperti memperhatikan tulisan di dinding atau meja, dinilai dapat mencegah kejadian yang lebih besar.

Kondisi Terkini Pelaku Ledakan SMAN 72

Saat ini, terduga pelaku sudah dalam kondisi sadar dan sedang menjalani perawatan di RS Polri Kramat Jati. Pemindahan lokasi perawatan ini bertujuan untuk memudahkan penyidik dalam melakukan pendalaman dan pemeriksaan lebih lanjut seiring dengan membaiknya kondisi kesehatan pelaku.

Kronologi Ledakan di SMAN 72 Jakarta

Peristiwa ledakan yang mengguncang SMAN 72 Jakarta terjadi pada hari Jumat, 7 November 2025, tepatnya pada saat berlangsungnya khotbah salat Jumat. Kejadian ini menyebabkan 96 orang menjadi korban. Di lokasi kejadian, pihak berwajib juga menemukan sebuah senjata mainan.

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo sebelumnya telah menyatakan bahwa terduga pelaku ledakan merupakan salah satu siswa yang bersekolah di SMA tersebut.

Editor: Handoko Prasetyo

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar