Gedung Putih Desak Iran Segera Capai Kesepakatan di Tengah Ancaman Militer AS

- Kamis, 19 Februari 2026 | 11:40 WIB
Gedung Putih Desak Iran Segera Capai Kesepakatan di Tengah Ancaman Militer AS

Ketegangan antara Washington dan Teheran kembali memanas. Kali ini, peringatan datang langsung dari Gedung Putih: Iran dinilai perlu bersikap "bijaksana" dengan segera mencapai kesepakatan dengan Amerika Serikat. Peringatan ini meluncur tak lama setelah Presiden Donald Trump sekali lagi melemparkan isyarat serangan militer ke arah Iran.

Menurut sejumlah saksi, situasi memang makin runyam. Bulan lalu, gelombang demonstrasi antipemerintah di Iran ditanggapi dengan keras oleh otoritas setempat. Trump merespons dengan ancaman militer berulang, yang kemudian diikuti oleh perundingan tidak langsung antara kedua negara. Oman bertindak sebagai mediator dalam pembicaraan yang dilaporkan masih berlangsung ini.

Namun begitu, jalan menuju kesepakatan jelas tak mulus. Upaya negosiasi serupa sebelumnya sudah pernah gagal total. Penyebabnya? Pada Juni tahun lalu, Israel melancarkan serangan mendadak ke wilayah Iran. Peristiwa itu memicu perang singkat namun sengit selama hampir dua pekan antara Teheran dan Tel Aviv. Dalam konflik itu, Washington sendiri sempat terlibat dengan menyerang sejumlah situs nuklir Iran.

Nada dari Gedung Putih terdengar jelas. Sekretaris Pers Karoline Leavitt, dalam briefing dengan wartawan Rabu (18/2) waktu setempat, menyampaikan pesan yang gamblang.

"Iran akan sangat bijaksana untuk mencapai kesepakatan dengan Presiden Trump dan pemerintahannya," ujarnya.

Editor: Dewi Ramadhani


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar