Polda Riau akan menyelenggarakan Workshop Green Policing bagi 311 Ketua OSIS se-Provinsi Riau. Kegiatan ini merupakan bagian dari peringatan Hari Pohon Nasional yang bertujuan membangkitkan kepedulian generasi muda terhadap pelestarian lingkungan.
Workshop lingkungan hidup ini akan berlangsung pada 12-14 November 2025. Secara paralel, Polda Riau juga menggelar aksi penanaman 21.000 pohon secara serentak di seluruh wilayah hukum Riau.
Kapolda Riau Irjen Herry Heryawan menegaskan bahwa gerakan penghijauan masif ini merupakan implementasi nyata dari konsep Green Policing di tubuh Polri. "Penanaman 21.000 pohon adalah ikhtiar ekologis kita untuk menjaga bumi. Seluruh satuan kerja kami gerakkan agar penghijauan berjalan masif dan berkelanjutan," ujarnya.
Penanaman pohon akan dilakukan di berbagai lokasi strategis, termasuk halaman markas kepolisian, lahan kosong milik satuan kewilayahan, dan titik-titik yang telah disiapkan bersama pemerintah daerah. Setiap satker wajib mendokumentasikan dan melaporkan perkembangan pertumbuhan pohon secara berkala.
Workshop Kepemimpinan Hijau bagi Pelajar
Workshop Green Policing dirancang khusus untuk membentuk kepemimpinan lingkungan di kalangan pelajar. Kegiatan tiga hari ini akan menguatkan kesadaran lingkungan sekaligus menanamkan nilai "Melindungi Tuah, Menjaga Marwah" sebagai identitas generasi muda Riau.
Rangkaian acara meliputi orasi Tunas Muda, tur lingkungan, praktik penanaman pohon, pembuatan konten kreatif, hingga penandatanganan Deklarasi Pelajar Green Policing. Pendekatan edukasi ini menggabungkan pembelajaran langsung dengan kreativitas digital.
Direktur Binmas Polda Riau Kombes Eko Budhi menjelaskan pemilihan ketua OSIS sebagai peserta karena mereka merupakan penggerak utama di lingkungan sekolah. "Mereka akan menjadi pelopor lingkungan di Riau dan penyambung pesan Green Policing di sekolah maupun ruang digital," jelasnya.
Seminar Lingkungan dan Kompetisi Kreatif
Pada hari kedua workshop, peserta akan mengikuti seminar lingkungan di Aula Tribrata Mapolda Riau dengan materi dari berbagai direktorat dan mitra lingkungan. Materi mencakup penegakan hukum lingkungan, pola kerusakan ekosistem, hingga peran pemuda dalam gerakan hijau modern.
Workshop juga menyertakan kompetisi kreatif yang dinilai tim independen dari dunia pendidikan dan budaya. Pada hari ketiga, peserta akan belajar pembibitan pohon dan pengelolaan lingkungan berkelanjutan di Bank Pohon Polda Riau melalui Tour Tabung Harmoni Hijau.
Kegiatan akan ditutup dengan inagurasi Pelajar Green Policing dan pemberian apresiasi bagi pemenang kompetisi. Melalui program ini, Polda Riau berkomitmen membangun gerakan lingkungan yang melibatkan seluruh elemen masyarakat.
Artikel Terkait
Mantan Hakim PN Jaksel Divonis 14 Tahun Penjara Usai Banding Diperberat
Presiden Prabowo Targetkan Zero Error untuk Program Makan Bergizi Gratis
Daya Wanita PAM JAYA dan WCR Edukasi Ibu di Jakarta Utara Cegah Stunting
Akses Jalan Utama di Kampung Sekumur, Aceh Tamiang, Akhirnya Terbuka Setelah Terputus 10 Hari