Jakarta, Jumat siang – Di hadapan para pelaku ekonomi dan undangan, Presiden Prabowo Subianto kembali menegaskan target ambisiusnya untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG). Targetnya? Zero error. Tak ada ruang untuk kesalahan.
"Kita ingin zero error, itu harus kita capai," tegas Prabowo di acara Indonesia Economic Outlook 2026, yang digelar di Wisma Danantara.
Pidatonya kemudian merinci capaian yang sudah diraih. Hingga kini, program itu konon telah menjangkau 60,2 juta penerima manfaat. Angka yang fantastis. Prabowo lantas membeberkan hitungan lain yang lebih menggugah.
“Saudara-saudara, dari 60.200.000 tersebut, kalau dijumlahkan selama ini kita sudah memproduksi dan mendistribusi 4,5 miliar porsi makanan. 4,5 miliar," ungkapnya, menekankan angka itu dua kali.
Namun begitu, ada catatan yang tak bisa diabaikan. Pemerintah sendiri mencatat ada 28.000 penerima manfaat yang mengalami gangguan kesehatan dengan beragam sebab. Prabowo cepat-cepat memberi konteks.
“Dan kita mengakui terdapat 28.000 katakanlah penerima manfaat yang mengalami gangguan dari makanan itu dengan berbagai sebab. 28.000 ini sebagian besar tidak perlu dirawat, hanya sebagian kecil,” jelasnya.
Artikel Terkait
1 April: Harsiarnas, Hari Bank Dunia, dan Lupus Alert Day di Balik April Mop
Rembesan Air Keras di Mata Korban Penyiraman Baru Terdeteksi, Ancaman Kebutaan Permanen
Prabowo Sampaikan Apresiasi dan Komitmen Perkuat Hubungan dengan Jepang
Sidang Korupsi Proyek Satelit Kemenhan 2012-2021 Dimulai, Satu Terdakwa Buron