ASDP Tanam 3.000 Bibit Mangrove di Bitung untuk Kurangi Emisi Karbon
PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) memperkuat komitmen lingkungan dengan menanam 3.000 bibit mangrove di pesisir Mawali, Bitung. Program penanaman mangrove ini merupakan langkah nyata ASDP dalam mendukung mitigasi perubahan iklim dan pelestarian ekosistem pesisir Indonesia.
Komitmen Berkelanjutan ASDP untuk Lingkungan
Direktur Utama ASDP, Heru Widodo, menegaskan bahwa program yang telah berjalan hampir dua tahun ini bukan sekadar rutinitas, tetapi bentuk komitmen perusahaan dalam menjaga kelestarian lingkungan. "Lingkungan adalah ruang hidup bagi manusia dan seluruh ekosistem. Menjaganya berarti menjaga masa depan," ujar Heru dalam keterangan tertulis, Minggu (9/11/2025).
Kolaborasi dengan Jejakin untuk Pemantauan Berkelanjutan
Program penanaman mangrove ASDP dilakukan melalui kolaborasi dengan Jejakin, yang tidak hanya fokus pada penanaman tetapi juga menjamin keberlanjutan melalui pemantauan pertumbuhan, perhitungan serapan karbon, dan pelaporan rutin yang terukur.
Corporate Secretary ASDP, Shelvy Arifin, menjelaskan bahwa pemantauan dilakukan tiga bulan setelah penanaman untuk memastikan tingkat kelangsungan hidup bibit. "Jika tingkat kelangsungan hidup di bawah 10%, kami akan melakukan penyulaman. Prinsipnya, bukan hanya menanam, tetapi memastikan ia tumbuh," jelas Shelvy.
Artikel Terkait
Mendagri Minta Pemda Berhemat untuk Cegah PHK PPPK Jelang Batas APBD 2027
Gubernur DKI Instruksikan CCTV Gedung Tinggi Terhubung ke Sistem Pemprov
5 April dalam Catatan: Dari Festival Qingming hingga Kepergian Kurt Cobain
Ekonomi Vietnam Tumbuh 7,83% di Kuartal I-2026, Tertinggi dalam 16 Tahun