Hujan Tak Hentikan Pencarian, Korban Longsor Cisarua Bertambah Jadi 47 Jiwa

- Rabu, 28 Januari 2026 | 06:10 WIB
Hujan Tak Hentikan Pencarian, Korban Longsor Cisarua Bertambah Jadi 47 Jiwa

Hari keempat pasca longsor menerjang Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, operasi pencarian masih berlangsung dengan intens. Tim SAR gabungan berhasil menyerahkan delapan kantong jenazah lagi kepada tim DVI Polda Jawa Barat. Dengan penemuan terbaru ini, total korban yang berhasil dievakuasi dan diserahkan mencapai 47 orang.

Kepala Kantor SAR Bandung, Ade Dian Permana, memberikan konfirmasi mengenai perkembangan ini dalam keterangannya, Rabu (28/1/2026).

"Untuk operasi hari keempat, kami serahkan 8 body pack ke petugas DVI yang berposisi di puskesmas. Kalau dihitung dari hari pertama, totalnya sudah 47," ujarnya.

Cuaca hari itu sebenarnya tidak bersahabat. Hujan mengguyur lokasi sejak pagi hingga siang, yang tentu saja mempersulit pekerjaan. Namun begitu, kondisi membaik pada sore hari. Pencarian akhirnya dihentikan pukul 17.30 WIB, dan seluruh personel diperintahkan kembali ke posko masing-masing untuk mempersiapkan operasi di hari kelima.

"Alhamdulillah, meski sempat hujan, sorenya cerah. Itu yang memungkinkan kita menemukan dan mengevakuasi 8 korban tadi," tambah Ade Dian.

Mengenai detail identitas, Ade dengan tegas menyerahkan sepenuhnya kepada tim DVI. Timnya, kata dia, hanya punya satu tugas utama: mencari.

"Memang ada kabar anggota TNI jadi korban. Tapi sekali lagi, fokus kami cuma pencarian. Soal rilis identitas, apakah warga sipil atau TNI, itu wewenang penuh tim DVI. Mereka yang akan mengumumkannya," jelasnya.

Di sisi lain, proses identifikasi di posko DVI terus berjalan tanpa henti. Sampai saat ini, dari 47 kantong jenazah yang diterima, tim forensik dilaporkan telah berhasil mengidentifikasi 30 di antaranya. Pekerjaan yang melelahkan, penuh ketelitian, dan tentu saja, tekanan emosional yang berat bagi semua pihak yang terlibat.

Editor: Dewi Ramadhani

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar