Iran Tegaskan Komitmen Perdamaian, Tolak Paksaan Hentikan Program Nuklir dan Rudal
Presiden Iran Masoud Pezeshkian menegaskan negaranya menginginkan perdamaian namun tidak akan tunduk pada paksaan untuk menghentikan program nuklir dan rudal. Pernyataan ini disampaikan menanggapi pertanyaan Iran mengenai kemungkinan pencabutan sanksi Amerika Serikat.
Iran Siap Berunding dengan Syarat Tidak Ada Paksaan
Presiden Pezeshkian menyatakan kesediaan Iran melakukan perundingan dalam kerangka internasional. Namun, ia menegaskan penolakan tegas terhadap tekanan untuk menghentikan program nuklir dan rudal.
"Kami bersedia mengadakan perundingan di bawah kerangka kerja internasional, tetapi tidak jika mereka mengatakan Anda tidak dapat memiliki ilmu pengetahuan (nuklir), atau hak untuk mempertahankan diri (dengan rudal)," tegas Pezeshkian dalam pernyataannya.
Artikel Terkait
AJ Bramah Cetak 35 Poin dan Bawa Tim Yudha Juara di IBL All-Star 2026
Wali Kota Semarang Kunjungi dan Beri Bantuan kepada Korban Pembegalan di Jalan Halmahera
Menteri Agama Tekankan Kolaborasi dengan Ormas di Pembukaan Muktamar Mathlaul Anwar
Presiden Prabowo Lantik Hakim Konstitusi, Anggota Ombudsman, dan Duta Besar