Rekrutmen Mahasiswa Timur Tengah untuk Layanan Haji 2026, Usulan Strategis Hidayat Nur Wahid

- Kamis, 06 November 2025 | 11:40 WIB
Rekrutmen Mahasiswa Timur Tengah untuk Layanan Haji 2026, Usulan Strategis Hidayat Nur Wahid

Dorongan Hidayat Nur Wahid: Tingkatkan Layanan Haji 2026 dengan Rekrutmen Mahasiswa Timur Tengah

Wakil Ketua MPR RI, Hidayat Nur Wahid (HNW), secara aktif mendorong peningkatan kualitas layanan penyelenggaraan ibadah haji tahun 2026. Salah satu usulan strategis yang diajukan adalah penambahan kuota petugas haji dari kalangan mahasiswa Indonesia yang sedang menempuh pendidikan di Timur Tengah.

Keunggulan Mahasiswa Timur Tengah sebagai Petugas Haji

HNW menekankan bahwa mahasiswa Indonesia di Timur Tengah memiliki sejumlah keunggulan kompetitif. Mereka menguasai bahasa Arab, memahami tata cara ibadah haji secara mendalam, serta familiar dengan budaya dan kondisi di Arab Saudi. Ditambah dengan kondisi fisik yang prima, mahasiswa ini dinilai mampu memberikan pelayanan optimal bagi jemaah haji Indonesia.

Dukungan untuk Rekrutmen Tenaga Musim dari Mahasiswa

Dalam Rapat Kerja Komisi VIII DPR RI terkait Persiapan Penyelenggaraan Ibadah Haji, HNW secara resmi meminta Menteri Haji untuk mempertimbangkan rekrutmen mahasiswa Indonesia di Timur Tengah sebagai tenaga musim pendamping jemaah. Selain faktor profesionalitas, pelibatan mereka juga dinilai sangat bermanfaat untuk mendukung keberlangsungan studi mereka sebagai calon ulama penerus bangsa.

Kesepakatan dengan Kementerian Haji dan Umrah

Usulan strategis ini mendapatkan respons positif dan disepakati dalam forum Rapat Kerja Komisi VIII DPR RI bersama Kementerian Haji dan Umrah. Kesimpulan rapat menegaskan bahwa Kementerian Haji dan Umrah harus meningkatkan rekrutmen petugas dari unsur mahasiswa Indonesia di Timur Tengah sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas penyelenggaraan haji.

Penyempurnaan Sistem Kartu Nusuk

HNW juga menyoroti permasalahan kartu Nusuk yang dialami jemaah haji tahun sebelumnya. Untuk mencegah terulangnya kendala tersebut, dia mengusulkan agar distribusi kartu Nusuk dilakukan lebih awal, yaitu sejak jemaah berada di embarkasi Indonesia. Langkah ini diharapkan dapat memastikan kelancaran ibadah haji tanpa hambatan administratif.

Komitmen Peningkatan Layanan Haji 2026

Sebagai tindak lanjut, telah disepakati bahwa Kementerian Haji dan Umrah harus mengoptimalkan koordinasi dengan syarikah dan memastikan pembagian kartu Nusuk dilakukan lebih awal. Komitmen ini menjadi keputusan rapat yang mengikat dan harus dilaksanakan untuk menjamin peningkatan kualitas layanan ibadah haji Indonesia tahun 2026.

Komentar