Buron kasus korupsi e-KTP, Paulus Tannos, resmi mengajukan gugatan praperadilan ke Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyatakan kesiapan menghadapi gugatan ini dan meyakini hakim akan mengadili perkara secara objektif.
Gugatan praperadilan Paulus Tannos terdaftar dengan nomor perkara 143/Pid.Pra/PN JKT.SEL yang diajukan pada Jumat (31/10). Sidang pertama kasus ini dijadwalkan digelar pada Senin (10/11) mendatang.
Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menegaskan institusinya telah mempersiapkan jawaban komprehensif terhadap permohonan praperadilan tersebut. KPK juga menyatakan keyakinan penuh terhadap objektivitas dan independensi hakim dalam proses persidangan.
Budi menekankan bahwa komitmen KPK dalam pemberantasan korupsi tetap kuat, termasuk dalam penanganan kasus korupsi pengadaan e-KTP yang menyebabkan kerugian negara besar dan menghambat pelayanan publik di sektor kependudukan.
KPK memastikan seluruh proses hukum dalam kasus ini dilakukan dengan berpedoman pada ketentuan peraturan perundang-undangan, menjamin legalitas penyelidikan dan penyidikan, serta keabsahan alat bukti yang diperoleh selama penanganan perkara.
Artikel Terkait
Mahfud Md Paparkan Alasan Pemisahan Polri dari Kementerian Hankam Pasca Reformasi 1998
Truk Patah As Roda Sebabkan Macet Parah di Gatot Subroto
Densus 88 Ungkap 70 Lebih Anak Terpapar Ideologi Kekerasan dari Komunitas Online
Potongan Diduga Uang Rp100 Ribu dan Rp50 Ribu Ditemukan di TPA Liar Bekasi