Seorang pemuda berinisial AA (21) tewas dalam insiden penikaman di Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara (Sultra). Peristiwa tragis ini terjadi saat pesta lulo dalam acara pernikahan di Desa Dunggala, Kecamatan Wolo.
Korban tewas ditikam oleh pelaku berinisial J (35) setelah terjadi perselisihan mengenai kelanjutan acara yang berlangsung hingga larut malam. Kasi Humas Polres Kolaka, Iptu Dwi Arif, mengonfirmasi insiden berdarah ini terjadi pada Jumat (31/10) sekitar pukul 02.30 Wita.
Menurut laporan polisi, pelaku sempat pulang ke rumahnya sebelum kembali ke lokasi pesta dengan membawa badik. Pelaku juga diketahui mengonsumsi minuman keras sebelum meminta agar acara lulo dihentikan karena sudah lewat tengah malam.
Korban AA menolak permintaan tersebut dan meminta musik tetap dimainkan. Perselisihan semakin memanas ketika korban memaki pelaku di depan tamu undangan. Situasi eskalasi ini berakhir tragis ketika pelaku menikam korban di bagian perut.
Meskipun sempat dilarikan ke rumah sakit, nyawa korban tidak dapat diselamatkan. Kasus penikaman di Kolaka ini menjadi peringatan tentang bahaya konflik yang tidak terkendali dalam acara sosial masyarakat.
Artikel Terkait
Rekayasa Lalu Lintas One Way Nasional Dimulai di Tol Kalikangkung untuk Arus Balik Lebaran
Arus Balik Lebaran Padatkan Sejumlah Ruas Tol Menuju Jakarta
Pasca-Lebaran 2026, Wisata Samosir Dibanjiri 65 Ribu Kunjungan dalam 6 Hari
4,2 Juta Warga Jakarta Tak Mudik, Pemerintah Dorong Wisata Lokal