Tawuran Pelajar SMP di Depok: 1 Korban Luka Bacok dan 1 Memar
Depok - Sebuah insiden tawuran kembali terjadi di kalangan pelajar SMP di wilayah Pasir Putih, Sawangan, Kota Depok, Jawa Barat. Kejadian yang berlangsung pada Jumat (13/10) malam ini mengakibatkan satu orang pelajar menderita luka bacok dan seorang lainnya mengalami luka memar.
Kronologi Tawuran Pelajar di Sawangan Depok
Menurut Kasi Humas Polres Metro Depok, AKP Made Budi, korban dan teman-temannya telah berjanji untuk berkumpul sebelum akhirnya terlibat dalam tawuran. Kelompok korban kemudian berjalan menuju SMP Bina Mandiri dan bertemu dengan kelompok lawan yang terdiri dari sepuluh motor.
Karena kalah jumlah, kelompok korban memutuskan untuk melarikan diri dari lokasi. Namun, dalam pelarian tersebut, seorang pelaku berhasil membacok punggung korban menggunakan celurit.
Korban Terjatuh dan Dibacok Kembali
Akibat bacokan pertama, korban yang saat itu sedang berboncengan dengan temannya terjatuh dari motor. Dalam kondisi terjatuh, pelaku kembali membacok korban sehingga menyebabkan luka serius yang mengharuskannya dilarikan ke rumah sakit untuk perawatan medis intensif.
Sementara itu, korban kedua mengalami luka di bagian pipi dan babak belur di area wajah. Meskipun terjadi kekerasan yang cukup serius, tidak ada korban jiwa dalam insiden ini. Satu korban masih menjalani perawatan di rumah sakit, sementara korban lainnya sudah diperbolehkan pulang.
Bukti Golok Diamankan Polisi
Kepolisian Sektor setempat telah mengamankan barang bukti berupa golok yang dibawa oleh korban. Barang bukti ini kini disimpan di Polsek untuk keperluan penyelidikan lebih lanjut terkait kasus tawuran pelajar di Depok ini.
Insiden tawuran pelajar di Depok ini kembali menyoroti pentingnya pengawasan terhadap aktivitas remaja dan upaya pencegahan kekerasan di lingkungan sekolah.
Artikel Terkait
Pengacara Kembali Gugat Jokowi soal Ijazah, Kuasa Hukum: Tak Ada Putusan yang Perintahkan Perlihatkan Ijazah
Arsenal Pastikan Tiket Final Liga Champions Usai Taklukkan Atletico Madrid 1-0
Pegawai Toko Roti Hari Pertama Kerja Tewas Dibacok di Cengkareng, Pelaku Ditangkap Kurang dari 24 Jam
KSP Dudung Kecam Pernyataan Habib Rizieq: Ulama Harusnya Menyejukkan, Bukan Memprovokasi