Banjir Jonggol Bogor: Tanggul Sungai Cipatujah Jebol, 84 Orang Mengungsi

- Sabtu, 01 November 2025 | 08:35 WIB
Banjir Jonggol Bogor: Tanggul Sungai Cipatujah Jebol, 84 Orang Mengungsi
Banjir di Jonggol Bogor: 84 Orang Mengungsi, Tanggul Sungai Cipatujah Jebol

Banjir di Jonggol Bogor: 84 Orang Mengungsi, Tanggul Sungai Cipatujah Jebol

Banjir kembali melanda Kabupaten Bogor, tepatnya di kawasan Desa Sukamanah, Kecamatan Jonggol. Peristiwa ini terjadi pada Jumat petang (31/10) dan menyebabkan sebanyak 84 orang harus mengungsi dari rumah mereka.

Penyebab Banjir di Desa Sukamanah Jonggol

Menurut Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bogor, M Adam Hamdani, banjir di Jonggol ini dipicu oleh hujan deras dengan intensitas tinggi. Curah hujan yang lebat menyebabkan peningkatan volume debit air Sungai Cipatujah yang berujung pada jebolnya tanggul sungai. Akibatnya, air meluap dan membanjiri pemukiman warga di Kampung Rawa Bebek.

Dampak dan Korban Banjir Jonggol

Banjir yang melanda pemukiman warga ini mencapai ketinggian yang bervariasi, mulai dari 50 cm hingga 1 meter. Data dari BPBD Kabupaten Bogor menyebutkan total warga yang terdampak mencapai 232 jiwa dari 58 keluarga. Rincian korban yang mengungsi adalah:

  • 58 orang dewasa
  • 25 anak-anak
  • 1 lansia

Selain pengungsian, bencana ini juga menyebabkan dua warga mengalami luka-luka. Satu korban dengan luka ringan bahkan harus dirujuk ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

Lokasi Pengungsian dan Kondisi Terkini

Para pengungsi saat ini ditampung sementara di sebuah ruko kantor perusahaan yang terletak di sekitar lokasi kejadian. Kabar baiknya, banjir di Desa Sukamanah telah mulai surut. Meski demikian, pihak berwenang menyatakan bahwa penanganan lebih lanjut masih sangat diperlukan untuk memulihkan kondisi warga dan wilayah yang terdampak.

Informasi ini penting bagi warga sekitar Bogor dan Jonggol untuk tetap waspada terhadap potensi bencana banjir di musim penghujan, terutama yang tinggal di dekat aliran sungai.

Editor: Lia Putri

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar