Paloh: Pemerintah di Jalur Benar Selama Terbuka pada Koreksi, Viva Yoga Sebut Prabowo Tak Antikritik

- Kamis, 23 Juli 2026 | 14:30 WIB
Paloh: Pemerintah di Jalur Benar Selama Terbuka pada Koreksi, Viva Yoga Sebut Prabowo Tak Antikritik

Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh menilai pemerintahan saat ini masih berada di jalur yang benar, namun akan menjadi gawat jika tidak lagi bersedia menerima koreksi. Pernyataan itu ditanggapi Wakil Ketua Umum PAN Viva Yoga Mauladi yang menegaskan bahwa Presiden Prabowo Subianto tidak anti terhadap kritik.

Viva mengatakan, pernyataan Paloh sejatinya bersifat normatif dan tidak menyebut pemerintah antikritik. "Pernyataan Pak Surya Paloh adalah bahasa yang normatif saja, tidak mengatakan pemerintah antikritik, tetapi menyatakan pemerintah berada di jalur yang benar (on the right track) selama dan karena terbuka terhadap kritik dan koreksi," ujar Viva saat dihubungi, Kamis (23/7/2026).

Menurut Viva, realitas di lapangan menunjukkan Prabowo selalu menghargai kritik sebagai obat kuat agar pemerintah berjalan sehat. "Dalam realitas empirisnya, Presiden Prabowo seringkali mengatakan bahwa pemerintah tidak antikritik. Justru kritik itu menjadi obat kuat agar pemerintah menjadi sehat, mekanisme check and balances berjalan agar demokrasi sesuai arah konstitusi," kata dia.

Viva menambahkan, pemerintah berprinsip bahwa kritik bukanlah ancaman. "Pemerintah berprinsip bahwa negara yang baik adalah negara yang selalu mengupayakan common good melalui kebijaksanaan yang dihasilkan dari kesediaan pemerintah untuk mendengar pandangan yang berbeda, karena kritik konstruktif bukan ancaman bagi pemerintah, melainkan mekanisme penyempurnaan kebijakan," ujarnya.

Pernyataan Surya Paloh

Sebelumnya, Surya Paloh menyoroti berbagai kebijakan pemerintah. Ia menilai pemerintah masih berada di jalur yang benar selama masih bersedia menerima koreksi. Paloh menegaskan bahwa sebagai bagian dari partai koalisi, NasDem harus loyal terhadap kebijakan pemerintah.

"Yang pertama saya katakan, memang itulah seluruh kebijakan pemerintah, di mana Partai NasDem ini adalah bagian dari partai koalisi, ya memang harus loyal di situ," kata Paloh kepada wartawan di Hotel Mercure, Ancol, Jakarta Utara, Rabu (22/7/2026).

Paloh mengungkapkan memiliki sejumlah pemikiran dan koreksi yang ingin disampaikan kepada pemerintah, namun ia memilih menyampaikannya secara personal. "Ada pemikiran-pemikiran barangkali yang perlu kita katakanlah sumbangkan, yang mungkin saja belum berarti semuanya pas dan tepat dengan apa yang berjalan sebagaimana yang kita pahami," ucap Paloh.

"Tetapi saya pikir itu bukan untuk konsumsi publik untuk sementara ini. Saya lebih memilih menempatkan ide, pemikiran, saran, dan pandangan saya secara person-to-person untuk melakukan koreksi jika diperlukan," lanjutnya.

Paloh menilai, pemerintah masih berada di jalur yang benar jika mau mendengarkan kritik atau masukan. Sebaliknya, kondisi akan menjadi gawat apabila pemerintah tidak lagi terbuka terhadap koreksi. "Apa pun itu, saya pikir saya masih menaruh harapan sepanjang koreksi itu terus-menerus dilakukan. Kita berjalan ke arah on the right track, ya. Namun, kalau kita sudah tidak mau lagi dikoreksi dan tidak mau ada perbaikan, nah itu baru gawat," ujar Paloh.

Editor: Yuliana Sari

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags