Anggota DPD Daud Yordan mengapresiasi langkah Presiden Prabowo Subianto yang langsung menunjuk Sudaryono sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) menggantikan Nanik S Deyang yang mundur. Menurutnya, keputusan cepat itu sudah tepat.
"Saya selaku senator, selaku sahabat lama dari Pak Sudaryono yang juga sahabat dari Pak Presiden, tentu mengapresiasi setinggi-tingginya langkah yang dilakukan oleh Bapak Presiden dengan sangat cepat ketika Ibu Nanik S Deyang menyatakan mundur dari Kepala BGN, beliau langsung menunjuk Pak Sudaryono," kata Daud kepada wartawan, Kamis (23/7/2026).
Daud menilai kiprah Sudaryono telah beririsan dengan pelaksanaan Makan Bergizi Gratis (MBG) sejak menjabat Wakil Menteri Pertanian. Ia mengungkit rekam jejak Sudaryono yang dinilai cukup berpengalaman di sektor pertanian dan hasil ternak.
"Latar belakang yang dimiliki oleh Pak Sudaryono, kemampuan beliau selama menjadi Wakil Menteri di Pertanian dan hasil-hasil kinerja beliau saya kira cukup sekali menjadi modal untuk mengemban tugas besar yaitu menjalankan program utama dari pemerintah Presiden Prabowo-Gibran, yaitu program utama, makan bergizi gratis ini kan," kata Daud.
"Nah, karena memang tadi saya sampaikan BGN ini kan ruang lingkupnya di pertanian, pertanian hasil bumi, seperti beras, hasil bumi yang lain, sayuran, telur, ikan, segala ayam, segala daging, gitu-gitu lah ya," imbuhnya.
Daud menilai Sudaryono merupakan sosok yang cukup dekat dengan Prabowo sejak lama. Menurutnya, Sudaryono menjadi figur yang mampu menerjemahkan visi presiden dengan baik.
"Jadi tahu persis sepak terjang beliau, hatinya seperti apa, tahu keinginannya untuk menerjemahkan apa yang dipikirkan oleh Bapak Presiden untuk bangsa ini juga, beliau pas, tahu persis," katanya.
Diketahui, Prabowo melantik Sudaryono menjadi Kepala BGN di Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (22/7). Pelantikan itu digelar pada hari yang sama usai Nanik mengumumkan pengunduran dirinya ke publik.
Artikel Terkait
Kursi Wakil Menteri Pertanian Kosong, Istana Belum Bahas Pengganti
Prasetyo Hadi: Presiden Minta Nanik Tetap Bantu BGN Usai Mundur
Pembangunan Universitas Republik Indonesia Masih Tahap Persiapan Lahan
Paloh: Pemerintah di Jalur Benar Selama Terbuka pada Koreksi, Viva Yoga Sebut Prabowo Tak Antikritik