PM Inggris Dukung FIFA Usut Spanduk Klaim Falkland oleh Messi dkk

- Jumat, 17 Juli 2026 | 05:20 WIB
PM Inggris Dukung FIFA Usut Spanduk Klaim Falkland oleh Messi dkk

Perdana Menteri Inggris Keir Starmer mendukung langkah FIFA untuk menyelidiki pemain Timnas Argentina yang membentangkan spanduk klaim atas Kepulauan Falkland. Spanduk bertuliskan 'Las Malvinas son Argentinas' dikibarkan oleh Lionel Messi dan rekan-rekannya usai kemenangan Argentina atas Inggris di semifinal Piala Dunia 2026.

Downing Street, kantor PM Inggris, menyatakan Starmer menonton pertandingan tersebut saat dalam perjalanan ke Ukraina. Ia mendukung seruan Menteri Perdagangan Peter Kyle agar FIFA menyelidiki potensi pelanggaran aturan politik dalam sepak bola.

Pertandingan yang berlangsung di Atlanta pada Rabu (15/7) itu dimenangkan Argentina dengan skor 2-1. Setelah laga, sejumlah pemain membentangkan spanduk yang menggunakan istilah 'Malvinas' untuk kepulauan di Atlantik Selatan itu.

Argentina akan menghadapi Spanyol di final pada Minggu (19/7). Ketika ditanya siapa yang didukung Starmer, juru bicaranya mengatakan: "Perdana Menteri mendoakan yang terbaik untuk kedua tim di final, terutama Spanyol."

"Piala Dunia mungkin bukan milik kami, tetapi Kepulauan Falkland jelas milik kami. Posisi kami tidak berubah. Penentuan nasib sendiri berada di tangan penduduk pulau dan komitmen kami terhadap Falkland tidak akan pernah goyah," ujar juru bicara Starmer menanggapi spanduk tersebut.

"Secara lebih luas, tindakan potensial adalah urusan FIFA, tetapi ini adalah Piala Dunia yang fantastis dan kami telah mengatakan sepanjang waktu bahwa politik harus dijauhkan dari sepak bola."

Sebelumnya, Kyle mengatakan kepada BBC bahwa spanduk itu merupakan "pelanggaran berat terhadap aturan yang melarang aktivitas politik sebagai bagian dari sepak bola". "Piala Dunia memiliki salah satu prinsip utamanya bahwa politik terpisah dari sepak bola. Itu sekarang menjadi urusan FIFA. Saya berharap FIFA akan melakukan penyelidikan secara menyeluruh," tambahnya.

Editor: Lia Putri

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags