PM Modi Sebut Program Makan Bergizi Gratis India-Indonesia Makin Diperkuat

- Selasa, 07 Juli 2026 | 19:45 WIB
PM Modi Sebut Program Makan Bergizi Gratis India-Indonesia Makin Diperkuat

Perdana Menteri India Narendra Modi mengungkapkan bahwa pemerintahannya memiliki program pemberian makan bergizi gratis yang serupa dengan Indonesia. Kini, kerja sama dalam program tersebut ditingkatkan ke level yang lebih tinggi.

"Kita memiliki program makan siang yang sama dan distribusi kepada publik di Indonesia. Dan sekarang kami meningkatkan kerja sama tersebut ke level yang lebih tinggi," kata PM Modi dalam konferensi pers bersama Presiden Prabowo Subianto di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (7/7/2026).

Menurut Modi, penanggulangan kemiskinan menjadi prioritas bersama kedua negara. Indonesia dan India memiliki visi yang sama bahwa kesejahteraan harus dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat.

"Rekan-rekan, bagi India dan Indonesia, menanggulangi kemiskinan dan memastikan bahwa program kesejahteraan rakyat mencapai seluruh masyarakat merupakan prioritas tertinggi bersama," ujarnya.

Selain itu, kedua negara sepakat memperkuat kerja sama di sektor kesehatan. India berkomitmen memasok obat-obatan yang berkualitas dan terjangkau ke Indonesia.

"Kerja sama kita di bidang kesehatan akan berkontribusi penting memastikan layanan kesehatan berkualitas di kedua negara melalui kesepakatan yang ditandatangani hari ini. Obat-obatan yang berkualitas dan terjangkau dari India akan semakin tersedia bagi warga negara Indonesia," urai PM Modi.

India juga akan berkontribusi pada peningkatan kapasitas dokter dan tenaga kesehatan di Indonesia. Kerja sama ketahanan pangan pun terus didorong melalui pertanian berkelanjutan dan agroteknologi.

"Dan ketahanan pangan di Indonesia juga akan makin kuat melalui saling berbagi praktik-praktik baik dari sustainable farming dan agrotechnology satu sama lain," pungkasnya.

Editor: Redaksi MuriaNetwork

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags