Jepang mengusir dua kapal penjaga pantai China yang memasuki perairan di sekitar Kepulauan Senkaku, wilayah yang menjadi sengketa antara Tokyo dan Beijing. Insiden ini terjadi di tengah memburuknya hubungan bilateral dalam beberapa waktu terakhir.
Otoritas penjaga pantai Jepang melaporkan, Selasa (7/7/2026), bahwa kapal-kapal China tersebut mendekati sebuah kapal penangkap ikan Jepang yang sedang beroperasi di area tersebut. Kapal-kapal China terakhir kali memasuki perairan yang diklaim Jepang pada 10 Juni lalu, namun jarang sekali mendekati kapal nelayan Jepang.
Dalam pernyataannya, otoritas penjaga pantai Jepang mengatakan pihaknya "mengeluarkan perintah untuk pergi... dan berhasil memaksa kapal-kapal penjaga pantai China untuk meninggalkan perairan wilayah Jepang sekitar pukul 09.20 pagi hari ini". Kapal-kapal penjaga pantai Jepang juga "dikerahkan di sekitar kapal penangkap ikan Jepang tersebut untuk memastikan keselamatannya".
Awalnya, empat kapal penjaga pantai China terpantau berlayar di sekitar perairan itu, namun hanya dua yang terdeteksi memasuki perairan Jepang.
Kepulauan Senkaku yang disebut Diaoyu oleh China telah menjadi titik perselisihan selama puluhan tahun. Ketegangan bilateral kian memanas sejak Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi melontarkan komentar kontroversial soal Taiwan pada November tahun lalu, yang memicu kemarahan Beijing.
Artikel Terkait
Indonesia-China Perluas Kerja Sama Pertahanan, Pabrik Rudal Segera Dibangun
Kemunafikan Jepang di Balik Upacara Bom Atom dan Revisi Sejarah
Empat Pekerja Tewas Tertabrak Kereta di Jepang
Bareskrim Bongkar Praktik Pengantin Pesanan ke China, Korban Dijanjikan Rp 10 Juta per Bulan