Topan Maysak menerjang wilayah Guangxi, China selatan, pada Senin (6/7), memicu hujan deras dan banjir bandang yang memaksa evakuasi puluhan ribu warga. Badai ini telah menewaskan sedikitnya dua orang.
Pihak berwenang setempat melaporkan bahwa 48.000 warga telah dievakuasi dari daerah terdampak. Hujan lebat akibat topan juga disebut menjebol sejumlah bendungan, memperparah kondisi banjir.
Setelah mendarat di daratan China, Topan Maysak melemah menjadi badai tropis. Meski demikian, otoritas setempat memperingatkan bahwa badai kemungkinan masih akan membawa lebih banyak hujan ke Guangxi dan sebagian besar China selatan dalam beberapa hari ke depan.
Artikel Terkait
Hujan Badai Rusak 167 Rumah di Medan, BPBD Salurkan Bantuan
Korban Tewas Banjir di Chiba Jepang Bertambah Jadi 10 Orang
Banjir di Cipayung Depok Surut, Normalisasi Sungai dan Jembatan Baru Dikerjakan
Banjir Manila Bawa Berton-ton Sampah ke Sungai, 16 Orang Tewas