Kepolisian Daerah Sumatera Selatan (Polda Sumsel) menggelar kompetisi e-Sport Mobile Legends Kapolda Cup 2026 sebagai bagian dari rangkaian Hari Bhayangkara ke-80. Turnamen ini dibuka oleh Wakapolda Sumsel Brigjen Rony Samtana di Auditorium Lantai 7 Gedung Presisi Mapolda Sumsel, Sabtu (4/7/2026).
Dalam sambutannya, Rony menegaskan pentingnya kehadiran Polri di tengah generasi muda. "Polri tidak boleh jauh dari dunia Gen Z dan anak muda. Kita harus hadir, memahami ruang mereka, serta mengarahkan energi dan kreativitas mereka kepada kegiatan yang positif, produktif, dan membangun," ujarnya mewakili Kapolda Sumsel Sandi Nugroho.
Menurut Rony, turnamen ini bukan sekadar ajang mencari juara, melainkan ruang pembinaan karakter, sportivitas, dan kebersamaan. Ia berharap kompetisi ini dapat menjadi wadah pembinaan sportivitas dan edukasi bagi anak muda, sekaligus mengarahkan mereka untuk disiplin, melatih kepemimpinan, kerja sama tim, kemampuan berpikir strategis, serta pengambilan keputusan secara cepat dan tepat di bawah tekanan.
"Piala mungkin menjadi simbol kemenangan, tetapi sikap, integritas, dan sportivitas adalah kehormatan yang akan terus dikenang. Jadilah juara yang mampu menginspirasi orang lain," tambah Rony yang didampingi para pejabat utama Polda Sumsel.
Polda Sumsel memandang komunitas e-Sport sebagai sarana strategis dalam membangun ekosistem digital yang positif, produktif, dan bertanggung jawab. Semangat membina anak muda agar memiliki daya saing, unggul, dan adaptif dengan perkembangan digital, kata Rony, sejalan dengan transformasi Polri Presisi yang mengedepankan pendekatan humanis.
Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Nandang Mu'min Wijaya berharap komunikasi antara Polri dan komunitas digital semakin kuat lewat kompetisi ini, sehingga memberi dampak positif pada pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat. "Kami ingin menunjukkan bahwa Polri hadir mengikuti perkembangan zaman, membuka ruang kolaborasi dengan komunitas digital, serta mendukung lahirnya generasi muda yang kreatif, kompetitif, dan berkarakter. Pembinaan terhadap generasi muda merupakan investasi jangka panjang untuk mewujudkan keamanan yang berkelanjutan serta mendukung Indonesia Emas 2045," ujar Nandang.
Kompetisi ini diikuti perwakilan Polres jajaran, organisasi e-Sport, influencer, serta ratusan peserta dari berbagai daerah di Sumsel.
Artikel Terkait
Polda Sumsel Musnahkan 397 Senpi Rakitan Ilegal Hasil Operasi 16 Hari
Polda Sumsel Raih Penghargaan MUI sebagai Lembaga Hukum Sahabat Dhuafa
Kapolda Sumsel Pimpin Wisuda Purnabakti 187 Personel, Tegaskan Kehormatan Bhayangkara Tak Pernah Pensiun
Prabowo dan Jokowi Saling Hormat di HUT ke-80 Polri