Lebih dari 640 ribu warga Lebanon yang mengungsi akibat konflik mulai kembali ke rumah masing-masing setelah ketegangan antara Hizbullah dan Israel mereda. Otoritas setempat mencatat jumlah pengungsi yang pulang terus bertambah seiring dengan efektifnya gencatan senjata.
Konflik meletus pada 2 Maret lalu, ketika Hizbullah yang didukung Iran menembakkan roket ke Israel sebagai balasan atas tewasnya pemimpin tertinggi Iran, Ali Khamenei, dalam serangan yang melibatkan Amerika Serikat dan Israel. Lebanon pun terseret ke dalam perang regional yang memicu respons keras dari Tel Aviv.
Israel melancarkan serangan udara besar-besaran dan invasi darat ke Lebanon selatan. Hingga kini, sebagian wilayah di sana masih diduduki pasukan Israel. Menurut data otoritas Lebanon, agresi militer Israel telah menewaskan sekitar 4.300 orang dan memaksa lebih dari satu juta jiwa mengungsi, terutama dari Lebanon selatan dan pinggiran selatan Beirut.
Artikel Terkait
Layang-Layang dari Gaza Memicu Siaga Keamanan Israel
Jenderal Rusia Peringatkan Risiko Besar bagi Israel jika Konflik Meluas
Israel Bombardir Pangkalan Udara Suriah, Ini Motif di Balik Serangan
Pemilik Gym di Ubud Usir Tiga WNA Israel, Video Viral