Kebakaran hutan melanda wilayah barat daya Prancis akibat gelombang panas yang berkepanjangan. Hampir 3.000 orang terpaksa dievakuasi, sebagian besar dari area perkemahan yang terdampak.
Kebakaran bermula di sebuah perkemahan di kota Sainte-Marie-la-Mer dan dengan cepat meluas hingga ke Canet-en-Roussillon. Puluhan rumah mobil dan karavan hancur dilalap api, sebelum kobaran merembet ke kawasan dermaga. Asap tebal beracun menyelimuti kapal-kapal yang bersandar di pelabuhan.
Petugas pemadam kebakaran menyebutkan separuh dari total evakuasi berasal dari tiga lokasi perkemahan. Dua petugas pemadam dilaporkan mengalami luka ringan. Sebanyak 200 personel dan empat helikopter pengebom air dikerahkan untuk memadamkan api.
"Kami memobilisasi jaringan sukarelawan dalam jumlah besar," ujar kepala daerah setempat.
Sebelumnya, pada Juni lalu, Prancis dilanda gelombang panas yang memecahkan rekor selama 11 hari berturut-turut, dengan suhu melonjak hingga di atas 40 derajat Celsius di berbagai tempat. Organisasi Meteorologi Dunia (WMO) menyebut gelombang panas ekstrem ini memperburuk risiko kebakaran hutan, selain berdampak pada kesehatan manusia, ekosistem, pertanian, dan infrastruktur.
Artikel Terkait
5 Fakta di Balik 18 Gol Kylian Mbappe di Piala Dunia
Kebakaran Hutan di Yunani Utara Tewaskan Dua Orang, Evakuasi Warga Diperintahkan
Gelombang Panas Ekstrem Tewaskan Lebih dari 1.000 Orang di Spanyol
Dugaan Kekerasan Seksual di Sekolah dan Tempat Penitipan Anak Prancis Menguak Celah Sistem