Militer Iran pada Minggu (waktu setempat) merilis rekaman yang menunjukkan peluncuran rudal sebagai respons atas agresi Amerika Serikat. Teheran melancarkan serangan drone dan rudal yang menargetkan Bahrain dan Kuwait setelah serangan udara AS menghantam wilayah Republik Islam tersebut.
Iran juga mengancam akan menghentikan sepenuhnya upaya negosiasi yang sebelumnya bertujuan mengakhiri perang jika Washington masih melanjutkan serangannya. Pertempuran yang terus terjadi di Lebanon menewaskan seorang tentara Zionis Israel akibat tembakan Hizbullah.
Dibukanya kembali Selat Hormuz tanpa pengawasan langsung Iran memicu baku tembak di kawasan perairan tersebut. Amerika Serikat dan Iran masih memperdebatkan syarat-syarat kesepakatan damai sementara, termasuk pengaturan lalu lintas kapal melalui selat itu, pencabutan blokade dan sanksi AS, serta pembahasan pengayaan uranium milik Iran.
Artikel Terkait
Pakistan Bombardir Afghanistan Timur, Taliban Klaim 36 Warga Sipil Tewas
Hizbullah Tuding Israel Langgar Gencatan Senjata, Ancam Ambil Tindakan
Pemerintah Turunkan Harga Gas Industri, KSPSI: Selamatkan Puluhan Ribu Buruh dari PHK
Sopir Truk Kecelakaan Maut di Bekasi Diamankan Polisi, Rem Blong Jadi Penyebab