Pakistan kembali melancarkan serangan udara ke wilayah timur Afghanistan, menargetkan kelompok militan yang dituduh bertanggung jawab atas serangan mematikan di Karachi akhir pekan lalu. Otoritas Taliban mengklaim rentetan serangan itu menewaskan puluhan warga sipil dan melukai lebih dari 100 orang.
Wakil juru bicara pemerintah Taliban, Hamdullah Fitrat, menyatakan bahwa serangan militer Pakistan menghantam tiga provinsi di Afghanistan bagian timur. "Serangan-serangan yang dilancarkan tadi malam menyebabkan martirnya 36 warga sipil, termasuk para perempuan dan anak-anak, sementara 163 orang lainnya mengalami luka-luka," kata Fitrat dalam pernyataan di media sosial X, Senin (29/6).
Fitrat menambahkan bahwa ketika warga setempat berkumpul untuk melakukan upaya penyelamatan, area tersebut dibom untuk kedua kalinya. Ia merujuk pada Provinsi Paktia sebagai salah satu wilayah yang dilanda serangan Pakistan.
Menteri Informasi Pakistan, Attaullah Tarar, membenarkan bahwa serangan tersebut ditargetkan terhadap kelompok militan yang dituduh bertanggung jawab atas serangan di Karachi. Kabul telah berulang kali membantah bahwa wilayah mereka menjadi tempat persembunyian militan.
Serangan ini menjadi eskalasi terbaru dalam ketegangan antara Pakistan dan Afghanistan, yang telah memburuk sejak Taliban mengambil alih kekuasaan di Kabul pada 2021. Pada Februari lalu, konflik bersenjata berdarah antara kedua negara berlangsung selama beberapa pekan.
Artikel Terkait
Logo HUT ke-81 RI Terpilih, Karya Fajar Novario Raih 44,73% Suara Publik
Sekjen Partai Buruh Mundur Bersama 1,3 Juta Anggota ORI, Plt Segera Ditunjuk
BEI Targetkan Kapitalisasi Pasar Tembus Rp30.000 Triliun pada 2030
BPJPH: Pendamping PPH Garda Terdepan Perkuat Ekosistem Halal Nasional