Presiden ke-5 RI sekaligus Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri menutup rangkaian Bulan Bung Karno yang digelar di Bali. Perayaan yang berlangsung sejak Maret 2026 itu melibatkan 625 desa di Pulau Dewata.
Ketua DPD PDIP Bali Wayan Koster melaporkan, dari total 636 desa di Bali, sebanyak 625 desa secara serentak menyelenggarakan perayaan Bulan Bung Karno. Kegiatan itu didanai dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) serta swadaya masyarakat.
"Ibu Ketua Umum yang kami hormati, selain kegiatan yang dilaksanakan oleh DPD Partai, kami juga menyelenggarakan kegiatan Bulan Bung Karno di lini pemerintahan," ujar Koster dalam sambutannya di Bali Beach Convention Center, The Meru, Sanur, Minggu (28/6/2026).
"Di Bali ini ada 636 desa, dan sebanyak 625 desa melaksanakan perayaan Bulan Bung Karno menggunakan dana APBDes maupun swadaya masyarakat. Total dana yang terkumpul dan digunakan di seluruh desa tersebut mencapai Rp10,5 miliar. Ini membuktikan ajaran Bung Karno membumi sampai ke tingkat desa," sambungnya.
Koster mengatakan, pergerakan massif ini merupakan wujud dari tema filosofis "Setialah Kepada Sumbermu". Tema itu, menurut dia, menegaskan bahwa sumber kekuatan partai bukanlah kekuasaan atau jabatan, melainkan kepercayaan rakyat.
"Partai hanya akan tetap hidup apabila tetap menyatu dengan denyut kehidupan rakyat, mendengarkan suara rakyat, memperjuangkan kepentingan rakyat, serta menjaga api semangat rakyat agar terus menyala," ujar Koster.
Dalam kesempatan itu, Megawati juga menyerahkan hadiah kepada pemenang pertandingan sepak bola Soekarno Cup 2026. Ia didampingi putranya, Prananda Prabowo, selaku Ketua Bidang Ekonomi Kreatif dan Digital DPP PDIP.
Pertunjukan Ragam Budaya Nusantara
Perayaan Bulan Bung Karno disebut telah melibatkan 14.569 anak muda. Sejumlah pertunjukan budaya nusantara ditampilkan, antara lain Matembang Sastra Bali, atraksi Jugling Arak Bali, senam Nangun Sat Kerthi Loka Bali, serta Bapang Barong dan Mekendang Tunggal. Fashion show kain tenun ikat Endek Bali asli perajin lokal yang berkolaborasi dengan alunan suling musisi etnik dunia Gus Teja juga turut meramaikan acara.
Koster memberikan apresiasi kepada Prananda Prabowo yang dinilai bekerja keras di balik layar. "Terima kasih kepada Bapak Prananda Prabowo yang terus mendorong lahirnya kegiatan kreatif dan inovatif. Beliau menjabat sebagai Ketua Bidang Ekonomi Kreatif dan Digital," imbuh Koster.
Artikel Terkait
Pemkot Makassar Gratiskan Sekolah Swasta bagi Siswa Tak Lolos SPMB 2026
Sidang Perdana Praperadilan Roy Suryo Digelar Besok
Ancol dan Ragunan Diserbu Warga di Akhir Pekan Berkat Tiket Gratis HUT Jakarta
Ibu-ibu Terseret Aspal Saat Pertahankan Ponsel dari Jambret di Bekasi