Jia CURATED 2026 di Bali: Merajut Desain, Kriya, dan Alam dalam Satu Panggung

- Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:24 WIB
Jia CURATED 2026 di Bali: Merajut Desain, Kriya, dan Alam dalam Satu Panggung

Pameran desain dan kriya tahunan Jia CURATED kembali digelar, kali ini di Pantai Pengembak, Sanur, Bali, pada 13-17 Agustus 2026. Mengusung tema Nature Weave, ajang ini mempertemukan lebih dari 250 brand dan kreator dari Indonesia serta berbagai negara, menjadikan lanskap alam sebagai bagian tak terpisahkan dari pengalaman kreatif.

Tema Nature Weave tidak sekadar mengangkat alam sebagai inspirasi. Jia CURATED 2026 mendorong diskusi tentang bagaimana desainer, arsitek, dan perajin dapat berkarya dengan pendekatan yang lebih bijaksana dan berkelanjutan. Untuk pertama kalinya, penyelenggaraan berlangsung di ruang terbuka, sehingga pengunjung dapat merasakan langsung hubungan antara karya dan lingkungannya.

Kehadiran kreator mancanegara menjadi sorotan tahun ini. Sebelumnya, Jia CURATED telah memperluas jejaring melalui Road to Jia CURATED – Tokyo Edition, yang memperkenalkan desain kontemporer Indonesia ke komunitas kreatif Jepang. Program ini menjadi pintu masuk pertukaran gagasan dan kolaborasi antar kreator di kawasan Asia.

Kolaborasi Lintas Negara

Semangat kolaborasi berlanjut melalui Project Benih, yang mempertemukan desainer, perajin, dan produsen dari Indonesia, Jepang, serta Taiwan. Karya yang lahir dari proyek ini tidak berhenti di Jia CURATED 2026, melainkan direncanakan untuk terus dikembangkan dan dibawa dalam pameran keliling di sejumlah negara Asia.

Jia CURATED juga menghadirkan Spotlight on Philippines, yang menampilkan perkembangan desain kontemporer Filipina melalui karya para desainer dan perajinnya. Sementara itu, program Architecture in Scale memamerkan maket arsitektur dari 25 biro arsitektur terkemuka di Indonesia dan Asia, termasuk Kengo Kuma & Associates.

Forum 360° Design Dialogues menjadi ruang diskusi yang mempertemukan arsitek, desainer, dan pemikir kreatif dari dalam dan luar negeri. Topik yang diangkat mencakup masa depan desain, budaya, komunitas, hingga perkembangan industri kreatif.

Menjembatani Kreator dan Pasar Global

Co-Founder dan Co-Curator Jia CURATED, Budiman Ong, mengatakan penyelenggaraan tahun ini merupakan kelanjutan upaya mereka memperluas koneksi kreatif Indonesia dengan dunia. "Antusiasme yang kami rasakan saat memperkenalkan Jia CURATED di Tokyo semakin meyakinkan kami bahwa desain Indonesia memiliki tempat yang penting dalam percakapan kreatif dunia," ujarnya.

Budiman juga menekankan pentingnya melibatkan masyarakat Indonesia. "Melalui Jia CURATED, kami ingin terus membangun koneksi internasional tersebut sekaligus mengajak lebih banyak masyarakat Indonesia untuk mengenal dan merayakan kreativitas luar biasa yang kita miliki," tuturnya.

Selain pameran, rangkaian acara dimeriahkan dengan pertunjukan musik dan seni budaya saat matahari terbenam. Pengunjung dapat menikmati tari, musik langsung, hingga DJ performance yang memadukan tradisi dan ekspresi kontemporer.

Jia CURATED 2026 juga membuka kesempatan bagi kreator untuk bertemu buyer internasional. Kehadiran mereka diharapkan memperluas peluang kerja sama dan memperkenalkan karya desainer, perajin, serta inovator material dari Asia ke pasar yang lebih luas.

Dengan berbagai program tersebut, Jia CURATED berkembang melampaui format pameran tahunan. Ajang ini menjadi ruang pertemuan bagi pelaku kreatif lintas negara untuk bertukar gagasan, membangun jejaring, dan membuka peluang kolaborasi jangka panjang. Penyelenggaraan di Bali sekaligus menempatkan Indonesia sebagai salah satu titik temu bagi perkembangan desain, kriya, seni, dan budaya di kawasan Asia.

Editor: Dewi Ramadhani

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags