Belanda untuk pertama kalinya mengeluarkan peringatan merah terkait suhu panas, menandai situasi berbahaya di tengah gelombang panas yang tengah melanda Eropa. Badan meteorologi nasional negara itu menerbitkan peringatan tersebut untuk sebagian besar wilayah, dengan suhu diperkirakan mencapai 40 derajat Celsius di sejumlah tempat.
Peringatan ini mencakup delapan dari dua belas provinsi di Belanda. Sementara itu, wilayah utara dan Provinsi Zeeland di bagian selatan masih berstatus siaga oranye. Pemerintah setempat menegaskan bahwa langkah-langkah penanganan akan tetap berlaku setidaknya hingga hari Sabtu.
"Situasinya berbahaya; ikuti arahan dari pemerintah dan layanan darurat," demikian pernyataan resmi badan meteorologi tersebut.
Dampak dari suhu ekstrem ini sudah terasa di sektor transportasi. Operator kereta api Belanda mengurangi layanan kereta akibat cuaca panas. Menteri infrastruktur Belanda pun menyarankan masyarakat untuk menggunakan jalan raya hanya jika benar-benar diperlukan.
Artikel Terkait
Arsenal Permanenkan Hincapie dari Leverkusen dengan Kontrak Lima Tahun
Phishing dan Rekayasa Sosial Jadi Biang Kerok 63 Persen Kerugian Kripto Kuartal I 2026
ASN Bangkalan Ditemukan Tewas di Mobil Dinas dalam Bandara Juanda, Keluarga Curigai Pria Misterius Terekam CCTV
Wamen Haji: Pemerintah Tak Akan Bebani Jemaah dengan Kenaikan Setoran Haji