Presiden Amerika Serikat Donald Trump terlibat adu mulut dengan Senator Partai Republik, Bill Cassidy, dalam sebuah pertemuan tertutup sehari setelah Senat meloloskan resolusi yang menyerukan penghentian perang melawan Iran. Insiden ini memicu ketegangan baru di internal partai berkuasa, terutama di tengah tekanan politik yang menyertai kesepakatan kerangka kerja dengan Teheran yang baru saja ditandatangani.
Pertemuan yang digelar Trump dengan sejumlah anggota Partai Republik pada Rabu (24/6) waktu setempat itu berlangsung panas. Beberapa politisi yang hadir mengungkapkan bahwa pertengkaran antara Trump dan Cassidy diwarnai saling berteriak. Pemicu pasti adu mulut tersebut belum diketahui secara jelas, namun Cassidy kemudian angkat bicara di hadapan wartawan.
Senator dari Louisiana itu menyatakan bahwa pemerintah Trump perlu memberikan penjelasan lebih rinci mengenai kesepakatan kerangka kerja yang ditandatangani pekan lalu. Menurut Cassidy, kesepakatan tersebut memang memberikan insentif finansial kepada Iran, tetapi tidak memenuhi tujuan-tujuan yang sebelumnya ditetapkan Trump saat perang dimulai.
“Rakyat Amerika perlu mengetahui lebih banyak, bukan hanya informasi yang selama ini disampaikan kepada kita,” ucapnya.
“Tampaknya, meskipun saya tidak tahu pasti, situasi ini tidak berjalan sesuai dengan apa yang telah disampaikan kepada kita sebelumnya,” sebut Senator Cassidy.
Resolusi yang menjadi latar belakang ketegangan ini sebelumnya telah disetujui oleh Senat AS pada Selasa (23/6) dengan perolehan suara tipis: 50 suara dukungan berbanding 48 suara menolak. Resolusi berjudul “War Powers Resolution” itu sebelumnya juga telah diloloskan oleh DPR AS. Langkah ini menjadi sinyal kuat dari Kongres bahwa kekuasaan presiden untuk melanjutkan perang tanpa persetujuan legislatif mulai dipertanyakan secara serius.
Artikel Terkait
PDI-P Balik Serang Demokrat: Kritik Tak Harus Konstruktif, AHY Dinilai Beri Insinuasi
Menteri Hukum Paparkan Program Posbankum Desa di Forum Hukum Internasional Rusia
Lonjakan Harga Pertamax Dorong Anak Muda Jakarta Beralih ke Transportasi Umum demi Hemat Biaya
Ledakan Keras di Prambanan Bikin Warga Panik, Ternyata Kembang Api untuk Acara Prewedding