Seorang ibu dan anaknya yang masih balita menjadi korban pelemparan bom molotov saat berboncengan sepeda motor di kawasan Koja, Jakarta Utara. Aksi brutal itu diduga merupakan serangan salah sasaran yang dilakukan oleh sekelompok pemuda.
Kapolsek Koja Kompol Andry Suharto mengungkapkan, pelaku utama pelemparan berjumlah satu orang. Namun, saat kejadian berlangsung, pelaku mengajak dua hingga tiga orang temannya. “Pelaku pelemparan 1 orang, namun saat kejadian pelaku ajak antara 2 atau 3 orang kawannya,” kata Andry saat dihubungi, Rabu (24/6/2026).
Hingga kini, polisi masih memburu para pelaku. Pengejaran dilakukan oleh tim gabungan dari Polres Metro Jakarta Utara dan Polsek Koja. “Masih dalam pengejaran. Tim gabungan Polres Jakut dan Polsek Koja masih mengejar pelaku, mohon doanya semoga cepat ditangkap,” imbuhnya.
Peristiwa itu terekam kamera pengawas dan viral di media sosial. Dalam rekaman, tampak korban mengendarai motor dengan membonceng anaknya yang masih balita melintas di sebuah gang sempit. Di pinggir gang, empat pria terlihat duduk dan mengobrol. Beberapa saat setelah korban lewat, tiba-tiba mereka melemparkan bom molotov ke arah korban.
Artikel Terkait
IHSG Menguat di Awal Perdagangan Usai MSCI Pertahankan Status Emerging Market Indonesia
Andy Burnham Kembali ke Parlemen, Siap Maju dalam Perebutan Kursi Perdana Menteri
Harga Emas Batangan di Pegadaian Stagnan pada Rabu 24 Juni 2026
Polisi Tangkap Pria di Bandung yang Aniaya dan Sekap Pacar Selama Tiga Tahun