Untuk pertama kalinya dalam sejarah, Timnas Uzbekistan akan merasakan atmosfer Piala Dunia. Debutan asal Asia Tengah itu langsung menghadapi ujian berat dengan ditantang Kolombia, tim yang sarat pengalaman di pentas global, dalam laga perdana Grup K Piala Dunia 2026 yang berlangsung di Stadion Azteca, Mexico City, Kamis (18/6) pagi WIB.
Pelatih Fabio Cannavaro, legenda sepak bola Italia yang kini menukangi Uzbekistan, diperkirakan akan mengandalkan duet pemain kunci. Eldor Shomurodov, penyerang sekaligus kapten tim, menjadi ujung tombak utama. Sementara itu, Abdukodir Khusanov, bek muda berbakat, ditunjuk sebagai tulang punggung pertahanan skuad berjuluk White Wolves tersebut.
Di sisi lain, Kolombia datang dengan misi besar. Setelah absen pada edisi 2022, Los Cafeteros kembali ke panggung terbesar sepak bola dunia dengan skuad yang matang. Di bawah asuhan Nestor Lorenzo, tim Amerika Selatan itu menunjukkan kebangkitan signifikan dalam beberapa tahun terakhir dan hadir di Amerika Utara dengan modal performa yang menjanjikan.
Nama-nama seperti Luis Diaz dan James Rodriguez masih menjadi andalan utama. Keduanya diharapkan mampu menjadi motor serangan untuk membawa Kolombia melangkah jauh, seperti saat mereka menembus perempat final Piala Dunia 2014 di Brasil, yang merupakan pencapaian terbaik mereka sepanjang sejarah.
Bagi Uzbekistan, partisipasi di putaran final ini sudah menjadi prestasi terbesar. Negara itu belum pernah memiliki catatan di Piala Dunia sebelumnya. Namun, status sebagai tim underdog justru bisa menjadi senjata mereka. Organisasi pertahanan yang disiplin dan serangan balik cepat yang menjadi ciri khas permainan White Wolves berpotensi memberikan kejutan.
Menurut catatan FIFA, laga di Mexico City ini juga menjadi pertemuan pertama antara kedua negara di level internasional. Secara kualitas, Kolombia memang lebih diunggulkan untuk meraih kemenangan. Namun, pertandingan diperkirakan akan berlangsung ketat, setidaknya pada awal laga. Pengalaman Kolombia di level elite dunia kemungkinan akan menjadi faktor penentu yang membuat mereka membuka perjalanan di Grup K dengan kemenangan tipis.
Artikel Terkait
PPATK Usul Tambahan Anggaran Rp516,4 Miliar untuk Perkuat Pemberantasan Pencucian Uang pada 2027
KPK: Digitalisasi Pemerintahan Tak Otomatis Basmi Korupsi, Sistem Bisa Dimanipulasi
APL Resmikan PLTS Atap di Jawa Timur, Targetkan Kurangi Emisi 264 Ton CO2 per Tahun
Polisi Selidiki Pembacokan Pengendara Motor di Jalan Raya Pajajaran Bogor, Pelaku Kabur