Ribuan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi menggelar aksi unjuk rasa di sejumlah titik di Jakarta pada Senin sore. Massa terpantau memadati kawasan Gerbang Pancasila, kompleks gedung DPR/MPR RI, sejak pukul 16.55 WIB dengan membawa atribut kampus dan menyuarakan tuntutan melalui pengeras suara.
Para demonstran tampak mengenakan jaket almamater dari beberapa universitas. Mereka menggantungkan sejumlah spanduk berisi tuntutan di pintu masuk kawasan parlemen. Suasana semakin riuh ketika orasi bergantian disampaikan oleh perwakilan mahasiswa di hadapan aparat kepolisian yang berjaga.
Di sisi lain, sebagian massa melakukan aksi bakar ban di lokasi. Tindakan itu menyebabkan kepadatan arus lalu lintas di sekitar gedung DPR. Petugas kepolisian terlihat mengawal jalannya aksi sejak awal hingga sore hari.
Dalam orasinya, mahasiswa menyoroti dua isu utama, yaitu melemahnya nilai tukar rupiah dan kasus penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS), Andrie Yunus. Salah satu mahasiswa berteriak lantang di depan barisan demonstran.
“Kami mahasiswa Indonesia bersumpah, bertanah air satu, tanah air tanpa penindasan. Kami mahasiswa Indonesia bersumpah, berbangsa satu, bangsa yang gandrung akan keadilan. Kami mahasiswa Indonesia bersumpah, berbahasa satu, bahasa tanpa kebohongan,” teriaknya disambut gemuruh massa.
Sementara itu, aksi serupa juga berlangsung di sekitar Patung Kuda, Jakarta Pusat, dan gerbang depan gedung DPR. Hingga berita ini diturunkan, situasi di sejumlah lokasi masih dalam pengawasan aparat keamanan.
Artikel Terkait
KPK Tegaskan Dakwaan Bupati Pati Nonaktif Sudewo Telah Paparkan Konstruksi Perkara Secara Rinci
Megawati Tegaskan Hubungan dengan Prabowo Tetap Baik, Bantah Adanya Perseteruan Politik
Pria yang Coba Lerai Keributan di Warung Kopi Cengkareng Jadi Korban Penganiayaan, Pelaku Positif Narkoba
Warga Amankan Pemuda Bawa Celurit saat Ronda Malam di Parung