Kementerian Keuangan mengeluarkan peringatan keras kepada masyarakat terkait beredarnya sebuah video manipulatif yang mencatut nama dan wajah Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. Dalam rekaman yang tersebar di berbagai platform media sosial itu, sosok menteri tampak seolah-olah mengumumkan program pemberian bantuan khusus yang ditujukan bagi “700 orang tercepat.”
Melalui unggahan resmi di akun Instagram PPID Kemenkeu pada Rabu, 10 Juni 2026, Kementerian Keuangan menegaskan bahwa video tersebut tidak memiliki kaitan dengan institusi pemerintah mana pun. Pihak kementerian memastikan konten itu merupakan hasil manipulasi digital atau yang dikenal dengan istilah deepfake, yaitu teknologi yang memanfaatkan kecerdasan buatan untuk meniru wajah dan suara seseorang secara realistis.
“Video yang beredar mengenai Menteri Keuangan Purbaya yang menyatakan mencari 700 orang tercepat untuk diberikan bantuan merupakan video hoaks deep fake,” tulis PPID Kemenkeu dalam keterangan resminya.
Kemenkeu menilai modus ini merupakan bagian dari skema penipuan digital yang kian canggih. Pelaku memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) untuk meniru penampilan dan suara pejabat publik guna mengelabui korban. Masyarakat pun diminta untuk tidak mudah percaya dan selalu memverifikasi setiap informasi yang mengatasnamakan pejabat negara, terutama jika disertai iming-iming bantuan atau hadiah.
Di sisi lain, kementerian mengimbau agar masyarakat segera melaporkan jika menemukan konten serupa. Kewaspadaan terhadap penyebaran berita bohong yang memanfaatkan figur publik, menurut Kemenkeu, menjadi kunci utama dalam menghadapi ancaman penipuan berbasis teknologi yang semakin sulit dibedakan dari kenyataan.
Artikel Terkait
Willy Aditya Larang Menteri HAM Pigai Bangun Kantor Baru: Negara Sedang Krisis
Risiko di Balik Kemudahan AI: Dari Deepfake hingga Ancaman Polarisasi Sosial
Napak Tilas 10 Perubahan Kurikulum Pendidikan Indonesia dari Era Kemerdekaan hingga Kurikulum Merdeka
KPK Tangkap Lima ASN BPK di OTT Perluasan Kasus Suap Bupati Muara Enim