Potongan video yang merekam aksi seorang warga menyiramkan air, yang diduga bekas lap kotoran anjing, ke jalan di lingkungan perumahan Kuta Baru, Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang, viral di media sosial dan memicu keresahan di kalangan warga setempat. Peristiwa itu bukan hanya soal pembuangan air bekas lap hewan peliharaan, melainkan juga melibatkan berbagai jenis air kotor lainnya yang dibuang sembarangan ke area publik.
Pengurus RW 07 setempat, Heri, mengungkapkan bahwa air yang dibuang oleh tetangganya itu merupakan campuran dari sisa-sisa kegiatan rumah tangga yang tidak layak dibuang ke jalan. “Yang jelas gini air itu bekas pel-pelan anjing, mungkin juga bekas apa, sisa masak ya, Pak ya. Sisa masak kayak nasi, kayak gitu, itu dibuang ke jalan. Seperti itu,” ujarnya saat ditemui di sekitar lokasi kejadian pada Selasa (2/6/2026). Ia menegaskan, “Yang jelas air kotor itu.”
Heri menjelaskan bahwa tindakan penyiraman tersebut telah berlangsung lama dan membuat warga resah. Ia menambahkan, penyiraman tidak hanya dilakukan di permukaan tanah, tetapi juga dari atas pagar rumah hingga mengenai pejalan kaki, termasuk jemaah yang hendak menunaikan salat di masjid. “Yang bikin resah warga ini penyiramannya nggak di bawah aja. Penyiramannya itu melalui atas, gitu loh. Kadang-kadang juga mengenai jemaah,” katanya.
Situasi yang terus memicu ketegangan itu mendorong warga untuk menggelar mediasi secara berulang. Proses musyawarah tersebut melibatkan pengurus kelurahan hingga aparat kepolisian setempat, namun hingga kini belum ditemukan titik temu yang memuaskan semua pihak.
Artikel Terkait
BSI Maslahat Raih Penghargaan TOP CSR Awards 2026 Berkat Program Pemberdayaan Masyarakat Berkelanjutan
Pengendara Mobil Ancam Petugas Dishub dengan Kunci Roda di Lenteng Agung, Kemacetan Picu Emosi
Pengamat Nilai Teddy Indra Wijaya Tepat Pilih Fokus pada Tugas di Tengah Sorotan Publik
Pemerintah Wajibkan Ekspor CPO, Batu Bara, dan Ferro Alloy Lewat Satu Pintu Mulai Juni 2026 untuk Basmi Praktik Under Invoicing